Rabu 18 Febuari 2026,
TARUTUNG – Ribaknews.id
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memperkuat kinerja Tim Operasi Gabungan Penagihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen PKB Tahun 2026. Penguatan itu ditandai dengan Apel Pembukaan yang dipimpin Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng di Kantor Samsat Tarutung, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri unsur lintas instansi, antara lain perwakilan kepolisian (STNK/TNKB), Dinas Pendapatan Provinsi Sumatera Utara, PT Jasa Raharja, serta jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tapanuli Utara.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas capaian pelaksanaan operasi gabungan tahun 2025 yang dinilai berhasil. Berdasarkan hasil koordinasi dengan perangkat daerah pelaksana, realisasi pembayaran PKB saat operasi gabungan sepanjang 2025 mencapai Rp510.783.909 dari enam kali pelaksanaan.
Capaian tersebut, menurutnya, memperoleh apresiasi dari pihak Bapenda Provinsi Sumatera Utara dalam forum rapat yang digelar Pemerintah Provinsi. Apresiasi itu disampaikan secara lisan kepada UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Tarutung atas realisasi yang dinilai menonjol saat pelaksanaan operasi gabungan.
Wilayah yang dimaksud berada di Kabupaten Tapanuli Utara, salah satu kabupaten di Sumatera Utara yang terus mendorong peningkatan kepatuhan pajak kendaraan bermotor sebagai bagian dari penguatan pendapatan daerah.
Fokus Edukasi dan Pendekatan Humanis
Memasuki 2026, Wakil Bupati menegaskan bahwa operasi gabungan tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, melainkan lebih kepada edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat.
“Pertahankan prestasi, gunakan pendekatan humanis, jaga solidaritas dan integritas, lakukan edukasi kepada masyarakat, serta utamakan keselamatan,” tegasnya.
Ia juga menginstruksikan agar tim memberi perhatian khusus pada sejumlah titik strategis, di antaranya Kecamatan Tarutung, Kecamatan Siborongborong, Kecamatan Pangaribuan, dan Kecamatan Siatas Barita.
Berdasarkan penjelasan perangkat daerah, operasi gabungan ini tidak menetapkan target penerimaan tertentu pada setiap pelaksanaannya. Kegiatan dilakukan sebagai bentuk sosialisasi langsung kepada masyarakat agar lebih sadar dan patuh terhadap kewajiban pajak kendaraan bermotor.
Apabila dalam pelaksanaan ditemukan kendaraan yang menunggak pajak, petugas melakukan pendekatan persuasif dan humanis untuk mendorong pembayaran langsung di lokasi operasi.
Kontribusi terhadap Pendapatan Daerah
Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen PKB merupakan salah satu komponen penting dalam struktur penerimaan daerah. Dengan meningkatnya kepatuhan masyarakat, diharapkan penerimaan daerah juga semakin optimal dan berdampak pada pembiayaan pembangunan.
Sinergi lintas lembaga menjadi kunci dalam pelaksanaan operasi gabungan ini. Keterlibatan unsur kepolisian, Bapenda, dan Jasa Raharja menunjukkan koordinasi terpadu dalam mendorong kepatuhan administrasi kendaraan sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap pelaksanaan operasi gabungan tahun 2026 dapat mempertahankan bahkan meningkatkan capaian sebelumnya, sekaligus memperkuat hubungan pelayanan publik yang lebih edukatif dan berintegritas.
Dengan pendekatan humanis dan kolaboratif, operasi ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor, tetapi juga membangun budaya taat pajak sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam mendukung pembangunan daerah.
Diterbitkan Media Ribak News
Penulis: Jonaer Silaban













