Parlilitan, Minggu 26 April 2026.
Ribaknews.id
Perayaan Ekaristi Penerimaan Sakramen Krisma sekaligus pelantikan pengurus gereja se-Paroki Santa Lusia Parlilitan berlangsung khidmat pada Minggu (26/4/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Agung Medan, Kornelius Sipayung, dan dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah serta umat Katolik setempat.
Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan, diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Parman Lumban Gaol, turut hadir bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Adrianus Mahulae, Camat Parlilitan Marolop Sihotang, serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan, di antaranya Roganda Tinambunan, Poltak Purba, dan Manambatua Simamora. Hadir pula para kepala desa, pastor, suster, frater, serta umat dari berbagai wilayah paroki.
Dalam homilinya, Uskup menekankan bahwa perayaan Minggu Paskah IV dikenal sebagai Minggu Gembala Baik sekaligus Minggu Panggilan. Ia mengangkat tema Injil Yohanes 10:1-10 yang menegaskan Yesus sebagai pintu menuju keselamatan dan kehidupan sejati.
Menurut Uskup, makna “pintu” dalam kehidupan sehari-hari sangat dekat dengan manusia, sebagai akses untuk masuk ke dalam suatu ruang kehidupan. Dalam konteks iman, pintu tersebut dimaknai sebagai jalan masuk menuju kehidupan dalam Kristus melalui inisiasi Gereja, yakni Baptisan, Krisma, dan Ekaristi.
“Ia bukan sekadar menunjukkan jalan, tetapi menjadi pintu itu sendiri, tempat kita masuk untuk menemukan hidup yang sejati,” ungkapnya di hadapan umat.
Lebih lanjut, Uskup menekankan bahwa makna pintu tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga konkret dalam cara hidup. Ia menjelaskan bahwa kehidupan Kristiani harus mencerminkan nilai-nilai seperti pengorbanan, pengampunan, kerendahan hati, serta upaya membawa damai di tengah masyarakat.
Dalam momentum Minggu Panggilan, Uskup juga mengajak seluruh umat untuk menyadari panggilan hidup masing-masing. Ia menegaskan bahwa panggilan tidak terbatas pada kehidupan religius seperti imam atau biarawan, tetapi juga mencakup peran dalam keluarga, pekerjaan, dan kehidupan sosial.
“Setiap orang dipanggil untuk menjadi tanda kasih, pengampunan, dan damai di tengah kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Sementara itu, dalam sambutan Bupati Humbang Hasundutan yang dibacakan oleh Parman Lumban Gaol, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik dan penuh makna. Pemerintah juga menyampaikan ucapan selamat kepada para krismawan dan krismawati yang telah menerima Sakramen Krisma.
Bupati berharap agar Roh Kudus yang diterima dapat membimbing kehidupan para penerima sakramen untuk semakin bertumbuh dalam iman dan kedewasaan rohani. Selain itu, ucapan selamat juga disampaikan kepada para pengurus gereja yang baru dilantik.
“Pelantikan ini merupakan bagian dari panggilan pelayanan. Diharapkan seluruh pengurus dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, ketulusan, dan semangat melayani,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam mendukung pembangunan sosial masyarakat. Kehadiran pemerintah dalam kegiatan keagamaan dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap kehidupan beragama yang harmonis dan berkelanjutan.
Di sisi lain, Pastor Paroki Santa Lusia Parlilitan, RP Sebastian Siringoringo, OFMCap, menyampaikan terima kasih atas kehadiran pemerintah daerah dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap hubungan baik antara Gereja dan pemerintah dapat terus terjalin dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Perayaan ini tidak hanya menjadi momentum sakramental bagi umat, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam membangun kehidupan yang berlandaskan iman, pelayanan, dan kebersamaan di tengah masyarakat Parlilitan dan sekitarnya.
Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur














