Siborongborong – Selasa 09 Desember 2025 Ribaknews.id
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Siborongborong melaksanakan rapat internal dalam rangka persiapan pengamanan dan pelayanan menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Rapat berlangsung pada Selasa pagi, 09 Desember 2025, dipimpin langsung oleh Kalapas Siborongborong dan dihadiri jajaran struktural seperti Kepala KPLP, Kasubbag Tata Usaha, Kasi Binadik dan Giatja, serta Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban.
Rapat ini menjadi agenda strategis untuk memastikan seluruh petugas memahami peran masing-masing dan siap menghadapi peningkatan aktivitas serta potensi kerawanan pada periode libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Penguatan Komando: Stabilitas Keamanan Jadi Prioritas Utama
Dalam arahannya, Kalapas Siborongborong menegaskan bahwa stabilitas keamanan Lapas harus tetap terjaga selama masa Nataru. Ia meminta agar seluruh petugas bekerja dalam satu ritme, solid, dan menjalankan tugas sesuai standar operasional yang telah ditetapkan.
Menurut Kalapas, musim perayaan akhir tahun selalu diiringi peningkatan mobilitas pengunjung, tekanan psikologis warga binaan, serta beban kerja petugas yang lebih tinggi dari biasanya. Karena itu, kesiapsiagaan penuh diperlukan demi mencegah gangguan keamanan, baik yang bersumber dari dalam maupun luar lingkungan Lapas.
Ia menekankan bahwa pengamanan menghadapi Natal dan Tahun Baru bukan hanya soal menambah jumlah petugas berjaga, tetapi juga memastikan mereka memahami dinamika lapangan dan mampu mengambil keputusan cepat ketika dibutuhkan.
Penegasan Surat Edaran Ditjen PAS: SOP Harus Dijalankan Tanpa Celah
Salah satu poin utama rapat adalah penegasan kembali instruksi dalam surat edaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait teknis pengamanan Nataru 2025–2026. Edaran tersebut secara rinci mengatur:
mekanisme pengawasan dan pemeriksaan pengunjung,
penguatan kontrol barang masuk dan keluar,
peningkatan pengawasan blok hunian,
pola komunikasi antarpetugas,
serta pengaturan layanan kunjungan selama perayaan.
Kalapas meminta setiap divisi tidak hanya memahami isi edaran tersebut, tetapi menerapkannya secara konsisten dan terukur. Ia menekankan bahwa kelengahan sekecil apapun dapat berdampak besar pada keamanan, terutama pada momentum libur panjang.
“Jangan hanya hafal SOP, tapi jalankan sampai ke detailnya,” menjadi pesan kuat yang disampaikan dalam rapat tersebut.
Koordinasi Lintas Bidang: Informasi Harus Mengalir Cepat dan Akurat
Pengamanan Lapas tidak bisa dilakukan secara parsial. Karena itu, rapat menegaskan pentingnya koordinasi lintas seksi, mulai dari KPLP sebagai unsur pengamanan, Binadik-Giatja yang berurusan langsung dengan pembinaan warga binaan, TU yang mengatur administrasi operasional, hingga Adm. Kamtib yang memastikan tata kelola keamanan berjalan baik.
Model kerja kolaboratif ini diperlukan untuk:
mempercepat alur informasi,
memperkuat respons terhadap potensi kerawanan,
serta menciptakan ritme kerja yang sejalan antarshift.
Kalapas menegaskan bahwa komunikasi internal harus bebas dari hambatan, terutama pada hari-hari menjelang dan selama puncak perayaan.
Mitigasi Kerawanan: Pencegahan adalah Kunci
Rapat juga membahas langkah-langkah preventif untuk menangkal potensi gangguan keamanan. Termasuk di dalamnya:
pemeriksaan ketat terhadap pengunjung,
skrining barang bawaan,
peningkatan patroli internal,
deteksi dini terhadap potensi gesekan di dalam hunian,
serta pemetaan titik rawan di seluruh area Lapas.
Petugas diminta meningkatkan kewaspadaan, menjaga integritas, dan saling mengawasi dalam satu sistem kerja yang transparan. Selain itu, evaluasi kegiatan harian akan dilakukan lebih intensif selama masa siaga.
Komitmen Lapas: Aman, Tertib, dan Pelayanan Humanis
Di akhir rapat, Kalapas menegaskan bahwa Lapas Siborongborong berkomitmen menjaga keamanan lingkungan, memberikan pelayanan yang tertib dan manusiawi kepada keluarga warga binaan, serta memastikan iklim perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan lancar.
Dengan kesiapan matang dan koordinasi yang solid, Lapas Siborongborong menargetkan seluruh kegiatan pelayanan publik – termasuk ibadah perayaan Natal, kunjungan keluarga, hingga operasional harian – berlangsung aman dan tanpa gangguan.
Jonaer Silaban
Redaksi: ribaknews.id — Aktual, Kritis, dan Terpercaya














