TARUTUNG, Senin 11 Mei 2026.
Ribaknews.id
Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapanuli Utara terus mengintensifkan monitoring desa percontohan dalam rangka persiapan penilaian 10 Program Pokok PKK tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026.
Kegiatan monitoring dipimpin Staf Ahli TP PKK Tapanuli Utara, Lisa Deni Lumbantoruan di Desa Pancur Napitu, Kecamatan Siatas Barita, Senin (11/5/2026).
Monitoring tersebut difokuskan pada kategori Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi kreatif berbasis keluarga di tingkat desa.
Kehadiran tim monitoring bertujuan mengevaluasi perkembangan program pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus memberikan arahan teknis guna menyempurnakan indikator penilaian lomba tingkat provinsi.
Dalam arahannya, Ketua TP PKK Tapanuli Utara melalui Staf Ahli TP PKK menegaskan bahwa kegiatan monitoring bukan sekadar persiapan perlombaan, tetapi menjadi bagian dari upaya memastikan program PKK benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Monitoring ini bukan sekadar persiapan lomba, melainkan upaya kita bersama untuk memastikan bahwa 10 Program Pokok PKK benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Lisa Deni Lumbantoruan.
Ia menambahkan, inovasi produk lokal di Desa Pancur Napitu diharapkan terus ditingkatkan agar mampu memperkuat ekonomi keluarga secara mandiri dan berkelanjutan.
“Khusus kategori UP2K di Desa Pancur Napitu, kami berharap inovasi produk lokal dapat terus ditingkatkan kualitasnya sehingga mampu memperkuat ekonomi keluarga secara mandiri dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Kegiatan monitoring di Kecamatan Siatas Barita turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Tapanuli Utara Buha Mardongan Augus Sinaga, Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Tapanuli Utara, Camat Siatas Barita, Kepala Desa Pancur Napitu, Tim PKK Kabupaten, Kecamatan, dan Desa, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Selain itu, masyarakat dan para lansia juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga.
Usai menyelesaikan agenda di Siatas Barita, rombongan TP PKK Tapanuli Utara melanjutkan monitoring ke Desa Lobusunut, Kecamatan Parmonangan.
Di desa tersebut, monitoring difokuskan pada kategori Posyandu dengan peninjauan terhadap pelaksanaan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Adapun enam bidang yang menjadi fokus penilaian meliputi kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketentraman dan perlindungan masyarakat.
Tim monitoring melakukan evaluasi langsung terhadap kesiapan desa dalam memenuhi indikator pelayanan dasar yang menjadi bagian penting dalam penilaian lomba tingkat provinsi.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap kegiatan monitoring ini dapat memetakan kekuatan dan kekurangan di masing-masing desa percontohan secara lebih akurat.
Dengan pendampingan intensif dari TP PKK Kabupaten serta dukungan lintas OPD, desa-desa perwakilan Tapanuli Utara diharapkan mampu meraih hasil maksimal pada lomba 10 Program Pokok PKK tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Selain sebagai ajang kompetisi, program tersebut juga diharapkan menjadi sarana memperkuat pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan dasar, serta penguatan ekonomi keluarga di tingkat desa.
Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur








