HUMBANG HASUNDUTAN – Sabtu 05 September 2026.
Ribaknews.id
Kebakaran terjadi di Desa Sionom Hudon Selatan, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sabtu dini hari, 5 September 2026. Peristiwa tersebut menyebabkan dua unit rumah warga terdampak, dengan total kerugian material sementara ditaksir sekitar Rp300 juta.
Laporan kebakaran diterima petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Humbang Hasundutan melalui Bidang Pencegahan dan Pemadam Kebakaran pada pukul 03.14 WIB.
Mendapat laporan tersebut, petugas langsung bergerak menuju Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) dengan mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran beserta personel.
Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan kobaran api sekaligus mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Berdasarkan hasil pendataan di lokasi, rumah milik Musdayan Pusuk (50) mengalami kerusakan berat akibat kebakaran. Sementara rumah milik Timon Barutu (60) mengalami kerusakan ringan setelah turut terdampak kobaran api.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, petugas pemadam kebakaran juga mendapat bantuan masyarakat setempat. Upaya bersama dilakukan hingga kobaran api berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi dinyatakan aman serta terkendali.
Tidak Ada Korban Jiwa
Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Kendati demikian, dua rumah warga mengalami kerusakan dengan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.
Hingga proses penanganan selesai, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Informasi mengenai sumber awal api masih menunggu pendataan dan penelusuran lebih lanjut.
Peristiwa kebakaran yang terjadi pada dini hari menjadi perhatian karena pada waktu tersebut aktivitas warga umumnya sedang berkurang. Kondisi itu dapat menyebabkan kebakaran terlambat diketahui apabila tidak segera terdeteksi.
Warga Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa warga Desa Sionom Hudon Selatan.
Pemkab Humbahas juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hingga dini hari.
Warga diminta memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum beristirahat. Selain itu, kompor dan berbagai sumber api lainnya juga perlu diperiksa untuk memastikan tidak ada yang masih menyala atau berpotensi menimbulkan kebakaran.
Langkah pencegahan dinilai penting untuk meminimalkan risiko kebakaran sekaligus menghindari kerugian yang lebih besar.
Respons cepat petugas pemadam kebakaran bersama masyarakat dalam peristiwa tersebut turut membantu mengendalikan kobaran api sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun dampak yang lebih luas terhadap bangunan di sekitar lokasi.
Pemerintah daerah melalui petugas terkait terus mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan aspek keselamatan di lingkungan rumah. Kewaspadaan terhadap sumber api dan kondisi instalasi listrik menjadi bagian penting dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran.
Jonaer Silaban. S, Pd









