Wabup Deni: Kalau Bisa Buatan Taput, Ngapain Beli dari Luar?

Berita, DAERAH304 Dilihat

Wabup Deni: Kalau Bisa Buatan Taput, Ngapain Beli dari Luar?

Tapanuli Utara – Ribsknews.id | Senin, 3 November 2025

Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan Josua Hutabarat, menutup kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) kejuruan Menjahit, Teknik Las, dan Meubelair di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Silangkitang, Kecamatan Sipoholon, Senin (03/11/2025).

Pelatihan berlangsung selama 18 hari dan diikuti 48 peserta dari berbagai kecamatan di Tapanuli Utara. Masing-masing jurusan — Menjahit Pakaian Wanita Dewasa, Teknik Las, dan Pembuatan Meubelair — diisi oleh 16 peserta. Program ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Taput meningkatkan keterampilan masyarakat agar siap bersaing di dunia kerja dan mampu berwirausaha secara mandiri.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Deni Lumbantoruan menegaskan pentingnya perubahan nyata setelah mengikuti pelatihan.

> “Harus ada pembeda setelah pelatihan ini. Saudara-saudari harus merasa rugi jika tidak ada peningkatan kemampuan. Bukan hanya soal anggaran, tapi tanggung jawab moral untuk jadi pribadi produktif,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa pelatihan hanyalah langkah awal menuju kemandirian. Peserta diminta untuk terus belajar, memanfaatkan teknologi, dan menggali sumber pengetahuan baru.

> “Semua ilmu di BLK ini bisa juga kita temukan di YouTube. Tapi apakah kita sudah memanfaatkannya untuk menambah wawasan? Jangan berhenti belajar hanya karena pelatihan selesai,” ujarnya.

Wabup Deni juga menyoroti pentingnya peran Dekranasda Tapanuli Utara dalam membuka ruang bagi pelaku keterampilan lokal. Ia mencontohkan kawasan wisata Hutaginjang, di mana banyak produk suvenir masih didatangkan dari luar daerah.

> “Kita harus bisa mengambil peluang itu. Kalau bisa dibuat oleh UMKM Taput, ngapain beli dari luar daerah? Ini kesempatan kita menunjukkan kebanggaan terhadap karya sendiri,” serunya penuh semangat, disambut tepuk tangan peserta.

Pernyataan itu langsung mendapat respons positif dari para peserta yang menilai dukungan pemerintah terhadap pengembangan UMKM semakin nyata. Mereka berharap pelatihan serupa terus dilakukan agar keterampilan masyarakat Taput makin beragam dan kompetitif.

Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat pelatihan secara simbolis oleh Wakil Bupati, didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan serta para instruktur. Hasil karya peserta — mulai dari busana wanita, meja kayu, hingga hasil las sederhana — turut dipamerkan di halaman BLK.

Menutup kegiatan, Deni Lumbantoruan mengungkapkan bahwa pemerintah daerah juga sedang menyiapkan program bantuan tenaga kerja Taput yang ingin bekerja ke luar negeri secara resmi dan terlatih.

> “Manfaatkan ilmu yang diperoleh hari ini. Jadikan keterampilan ini modal awal untuk masa depan agar SDM Tapanuli Utara semakin maju dan berdaya saing,” pungkasnya sambil meninjau hasil karya peserta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *