DOLOKSANGGUL – Sabtu 18 April 2026. Ribaknews.id
Harmoni antara kecerdasan nalar dan ekspresi seni ditunjukkan para pelajar UPT SMPN 025 Siborutorop, Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), dalam kegiatan Olimpiade MIPAS dan Pentas Seni (Pensi) bertajuk “Harmoni Nalar dan Seni dalam Dekapan Alam”, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan yang digelar di Desa Siborutorop ini dibuka secara resmi oleh Bupati Humbahas, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya rangkaian acara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Jaulim Simanullang, Kepala Dinas Pendidikan Martahan Panjaitan, Kepala Dinas Kominfo Adrianus Mahulae, Camat Paranginan Riduan Biduan Silaban, serta unsur masyarakat dan orang tua siswa.
Suasana kegiatan berlangsung semarak dan penuh kreativitas. Para peserta tidak hanya menampilkan kemampuan seni, tetapi juga menghadirkan karya yang mencerminkan keterkaitan harmonis antara manusia dan alam. Penampilan yang disuguhkan menunjukkan perpaduan antara kecerdasan intelektual dan kepekaan artistik para siswa.
Kepala UPT SMPN 025 Siborutorop, Desmauli Lumbanbatu, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengekspresikan bakat sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis dan kreatif.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kecintaan siswa terhadap seni dan budaya, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan filosofi “akar rumput” dalam dunia pendidikan. Menurutnya, guru berperan layaknya akar yang bekerja di bawah permukaan, tidak selalu terlihat, namun sangat penting dalam menyediakan nutrisi bagi tumbuhnya generasi muda.
“Akar rumput itulah para guru, sedangkan rumput hijau adalah para siswa. Peran guru mungkin tidak selalu tampak, tetapi sangat menentukan dalam membentuk kualitas peserta didik,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Humbahas Dr. Oloan Paniaran Nababan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, pentas seni dan olimpiade akademik merupakan sarana penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan seni dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap lahir generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berkarakter, serta mampu menjaga keseimbangan antara ilmu pengetahuan, seni, dan alam,” katanya.
Menurutnya, Olimpiade MIPAS juga berperan dalam melatih kemampuan berpikir logis, kritis, dan inovatif para siswa, sekaligus menjadi motivasi untuk terus belajar dan berkembang.
Ia menambahkan, capaian sektor pendidikan di Kabupaten Humbahas menunjukkan tren positif, ditandai dengan meningkatnya jumlah siswa yang berhasil melanjutkan pendidikan ke sekolah dan perguruan tinggi favorit setiap tahunnya.
Selain itu, kegiatan pentas seni dinilai mampu menumbuhkan rasa percaya diri, memperkuat kecintaan terhadap budaya, serta mempererat kebersamaan antar siswa dan masyarakat.
“Kita harus terus bekerja dalam kebersamaan dan kekompakan. Hasil yang baik tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Berbagai penampilan turut memeriahkan kegiatan tersebut, di antaranya vokal solo “Indonesia Jaya”, mix modern dance, duet dainang, tortor pangurasan dari alumni, English show, vokal grup “Tapasada Ma Rohatta”, monolog “Umakku Ruma Bolon”, sains show, hingga tari “8 Etnis Nusantara”.
Selain itu, ditampilkan pula musikalisasi puisi “Ibu”, fashion show, duet Aek Sibundong, tortor, serta fashion show gabungan bertajuk “Karpet Merah” yang semakin menambah kemeriahan acara.
Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur








