Senin 30 Maret, Siborongborong. Ribaknews.id
Upaya meningkatkan kesadaran kesehatan mental di kalangan pelajar terus digencarkan. UPT Puskesmas Siborongborong melaksanakan sosialisasi Program First Aider Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) di SMP Negeri 1 Siborongborong, Senin (30/3/2026).
Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Lamtiur T. Sihombing bersama staf kesehatan, dan disambut langsung oleh Kepala SMP Negeri 1 Siborongborong, Marturak Lumbantoruan, S.Pd, beserta para guru dan siswa.
Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim Puskesmas yang dinilai membawa edukasi penting di tengah meningkatnya tantangan psikologis yang dihadapi remaja saat ini.
Pentingnya P3LP bagi Remaja
Dalam pemaparannya, Dr. Lamtiur T. Sihombing menjelaskan bahwa P3LP merupakan bentuk pertolongan awal yang diberikan kepada individu yang mengalami tekanan emosional, stres, atau kejadian yang berpotensi menimbulkan trauma psikologis.
“Remaja saat ini menghadapi berbagai tekanan, baik dari lingkungan sosial, akademik, maupun perkembangan diri. Melalui P3LP, siswa diharapkan mampu mengenali tanda-tanda stres dan memberikan dukungan awal, baik kepada diri sendiri maupun kepada teman,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa luka psikologis sering kali tidak terlihat secara kasat mata, namun memiliki dampak jangka panjang jika tidak ditangani dengan baik.
Metode Interaktif dan Edukatif
Sosialisasi berlangsung secara interaktif dengan memanfaatkan media presentasi visual, diskusi, serta tanya jawab langsung dengan siswa. Para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan, terutama saat membahas contoh-contoh kasus yang dekat dengan kehidupan sehari-hari remaja.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pemahaman dasar mengenai:
Cara mengenali emosi negatif
Teknik sederhana mengelola stres
Pentingnya empati terhadap teman sebaya
Langkah awal membantu individu yang mengalami tekanan mental
Pendekatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa karena disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan kontekstual.
Peran Sekolah dalam Kesehatan Mental
Kepala sekolah, Marturak Lumbantoruan, S.Pd, menyampaikan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kesehatan mental siswa.
“Kami menyambut baik program ini karena sangat relevan dengan kondisi siswa saat ini. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari pembinaan karakter di sekolah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara tenaga pendidik dan tenaga kesehatan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan sehat secara psikologis.
Langkah Awal Menuju Generasi Tangguh
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat, khususnya dalam membangun ketahanan mental generasi muda sejak dini.
Melalui sosialisasi P3LP, siswa tidak hanya dibekali pengetahuan, tetapi juga keterampilan dasar dalam menghadapi tekanan emosional yang mungkin mereka alami dalam kehidupan sehari-hari.
Meski demikian, keberlanjutan program menjadi faktor penting agar dampak yang dihasilkan tidak bersifat sementara. Diperlukan sinergi berkelanjutan antara pihak sekolah, Puskesmas, serta orang tua dalam mendukung kesehatan mental anak.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa SMP Negeri 1 Siborongborong dapat menjadi generasi yang lebih sadar akan pentingnya kesehatan mental, mampu mengelola emosi, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama.
Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur










