Humbang Hasundutan – Ribaknews.id
Komitmen Polres Humbang Hasundutan dalam mendorong pengelolaan anggaran negara yang modern dan transparan kembali mendapat pengakuan. Melalui optimalisasi transaksi non-tunai berbasis Digital Payment (DIGIPAY), satuan kerja ini berhasil meraih dua penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Balige atas kinerja pengelolaan keuangan Tahun Anggaran 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala KPPN Balige, Nova Juliana Sianturi, kepada Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Adi Nugroho, S.H., S.I.K., yang diwakili oleh Kasi Keuangan Polres Humbahas, Aipda M. Hamdany Lubis, S.E., M.M., pada Selasa (3/2/2026) di ruang kerja Kepala KPPN Balige.
Capaian ini menempatkan Polres Humbahas sebagai salah satu satuan kerja yang dinilai berhasil menerapkan tata kelola anggaran berbasis digital secara efektif, efisien, serta akuntabel. Dalam penilaian tersebut, Polres Humbahas meraih Peringkat Kedua Satuan Kerja Terbaik Pengguna Digital Payment (DIGIPAY) berdasarkan jumlah transaksi serta Peringkat Ketiga berdasarkan nominal transaksi sepanjang Tahun Anggaran 2025.
Kepala KPPN Balige, Nova Juliana Sianturi, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Polres Humbahas dalam mendorong sistem pembayaran non-tunai sebagai bagian dari reformasi birokrasi di sektor pengelolaan keuangan negara. Menurutnya, penerapan DIGIPAY tidak hanya meningkatkan efisiensi administrasi, tetapi juga memperkuat transparansi serta akuntabilitas penggunaan anggaran pemerintah.
“Pencapaian ini menunjukkan komitmen kuat Polres Humbahas dalam menerapkan tata kelola keuangan yang baik. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi sekaligus contoh bagi satuan kerja lainnya dalam mengoptimalkan digitalisasi transaksi pemerintah,” ujarnya.
Implementasi DIGIPAY sendiri merupakan bagian dari strategi nasional dalam mempercepat transformasi digital pada sistem perbendaharaan negara. Melalui mekanisme transaksi non-tunai, proses pengadaan dan pembayaran menjadi lebih tertib, terdokumentasi, serta meminimalkan potensi risiko penyimpangan anggaran.
Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Adi Nugroho menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih jajarannya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh personel yang berkomitmen menjaga profesionalitas dalam pengelolaan anggaran negara.
“Penghargaan ini bukan sekadar prestasi, tetapi menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan yang transparan dan bertanggung jawab. Ke depan, kami akan terus mendukung kebijakan digitalisasi pemerintah sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapolres menilai bahwa penguatan tata kelola keuangan berbasis digital turut berkontribusi dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Dengan sistem yang semakin modern dan terbuka, pengawasan anggaran menjadi lebih optimal serta selaras dengan prinsip good governance.
Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa transformasi digital tidak hanya menyentuh sektor pelayanan masyarakat, tetapi juga aspek internal manajemen organisasi. Sinergi antara Polri dan Kementerian Keuangan melalui KPPN Balige diharapkan mampu mendorong terciptanya pengelolaan anggaran negara yang semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.
Diterbitkan Media Ribak News, Kamis 05 Februari 2026
Penulis: Jonaer Silaban














