TAPANULI UTARA – Jumat 10 April 2026. Ribaknews.id
Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, menegaskan komitmennya dalam memperkuat disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus mendorong optimalisasi pengelolaan aset daerah. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin kegiatan senam pagi bersama ASN di Lapangan Olahraga Menara Pandang, kawasan Salib Kasih, Siatas Barita, Jumat (10/4/2026).
Kegiatan yang diikuti ratusan ASN tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
Sebelum pelaksanaan senam, Bupati dan Wakil Bupati menggelar rapat singkat bersama pimpinan perangkat daerah di area pelataran parkir. Agenda kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung progres pembangunan fasilitas Menara Pandang Siatas Barita yang diproyeksikan menjadi salah satu ikon wisata unggulan di daerah tersebut.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati memberikan sejumlah masukan teknis kepada dinas terkait dan pihak kontraktor. Ia menekankan pentingnya kualitas pembangunan serta nilai estetika agar fasilitas yang dibangun tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki daya tarik visual yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan.
“Pembangunan ini harus memperhatikan kualitas dan keindahan. Kita ingin Menara Pandang ini menjadi representasi wajah pariwisata Tapanuli Utara,” ujar Bupati.
Usai kegiatan jalan santai dan senam, Bupati menyampaikan arahan kepada seluruh ASN dengan menitikberatkan pada tiga kebijakan strategis yang telah dituangkan melalui Surat Edaran Bupati.
Kebijakan pertama adalah transformasi pola kerja Work From Home (WFH) menjadi kegiatan gotong royong berbasis domisili. Menurut Bupati, ASN tidak lagi diwajibkan hadir ke kantor pada hari Jumat, melainkan diarahkan untuk melaksanakan kerja bakti di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
“ASN harus menjadi pelopor di tengah masyarakat. Hari Jumat dimanfaatkan untuk gotong royong di desa atau kecamatan masing-masing, dengan tetap membuat laporan kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban,” tegasnya.
Kebijakan ini dinilai sebagai langkah adaptif terhadap kebijakan pemerintah pusat sekaligus upaya memperkuat keterlibatan ASN dalam kehidupan sosial masyarakat. Selain itu, pendekatan ini juga diharapkan mampu menekan beban biaya transportasi dinas.
Kebijakan kedua menyangkut penataan aset kendaraan dinas, khususnya yang selama ini digunakan oleh pejabat Eselon IV. Bupati menginstruksikan agar seluruh kendaraan tersebut ditarik dan dikelola dalam sistem mobil pool atau kendaraan bersama.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran, terutama dalam menyikapi kebijakan penghematan energi. Dengan sistem tersebut, penggunaan kendaraan dinas diharapkan menjadi lebih terkontrol, efektif, dan akuntabel.
“Kita harus menyesuaikan dengan kondisi saat ini. Efisiensi menjadi hal yang penting, termasuk dalam penggunaan kendaraan dinas,” ujarnya.
Kebijakan ketiga berkaitan dengan penguatan kemitraan dengan PT Bank Sumut dalam mendukung fasilitas olahraga bagi ASN. Dalam kesempatan itu, Bupati mengapresiasi dukungan Bank Sumut yang bersedia menyediakan 1.000 kaos olahraga bagi ASN.
Program ini bertujuan untuk mendorong semangat hidup sehat sekaligus memperkuat kebersamaan di kalangan pegawai pemerintah daerah. Desain kaos nantinya akan disesuaikan dengan identitas Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara serta Bank Sumut sebagai mitra strategis.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan Bank Sumut Cabang Tarutung serta seluruh jajaran ASN. Kegiatan senam bersama ini tidak hanya menjadi ajang menjaga kebugaran, tetapi juga sarana konsolidasi internal dalam memperkuat arah kebijakan pembangunan daerah.
Melalui berbagai kebijakan yang disampaikan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, partisipatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Penulis/Redaktur









