Percepatan SPAM IKK Tarutung Diperkuat, Pemkab Taput Dorong Sinergi Pemerintah Pusat dan BUMN

TARUTUNG – Selasa 14 April 2026. Ribaknews.id

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus mempercepat langkah strategis dalam penanganan darurat dan rehabilitasi infrastruktur dasar pascabencana, khususnya pada sektor penyediaan air bersih. Upaya tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin Wakil Bupati Tapanuli Utara bersama Sekretaris Daerah di Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Selasa (14/04/2026).

Rapat koordinasi ini melibatkan jajaran Asisten, Staf Ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK), Direktorat Cipta Karya, serta pihak pelaksana PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Fokus utama pembahasan adalah percepatan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat di Hunian Tetap (Huntap) Kecamatan Adiankoting, sekaligus optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM IKK) Tarutung yang menjadi infrastruktur vital pelayanan publik.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa tim teknis telah menemukan sumber air baru di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, yang akan dimanfaatkan untuk mendukung suplai air bersih di kawasan Huntap. Penemuan ini menjadi salah satu titik penting dalam penguatan sistem penyediaan air di wilayah terdampak.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan percepatan pembangunan sangat bergantung pada sinergi lintas sektor, baik antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, maupun BUMN pelaksana. Oleh karena itu, perangkat daerah teknis diminta untuk bergerak cepat, khususnya dalam penyelesaian administrasi dan pembebasan lahan agar tidak menghambat proses pekerjaan di lapangan.

“Sinergi lintas pemerintah dan BUMN menjadi kunci utama percepatan. Semua perangkat daerah harus memastikan proses administrasi dan dukungan lahan berjalan tanpa hambatan,” demikian penekanan dalam rapat tersebut.

Lebih lanjut, pemerintah daerah juga mencatat progres signifikan dalam pengembangan SPAM IKK Sipoholon, yang saat ini tengah mengalami peningkatan kapasitas dari 50 liter per detik menjadi 100 liter per detik. Peningkatan ini ditujukan untuk memperluas jangkauan layanan air bersih bagi masyarakat di tiga wilayah, yaitu Tarutung, Sipoholon, dan Siatas Barita.

Selain peningkatan kapasitas, rencana pembangunan dua reservoar baru juga telah disiapkan guna memperkuat sistem distribusi air. Satu reservoar akan dibangun di Dusun Tornauli sebagai pusat distribusi sumber air, sementara satu lainnya akan ditempatkan di kawasan Huntap untuk memastikan ketersediaan air secara langsung bagi warga penerima manfaat.

Sumber air utama yang akan dimanfaatkan berasal dari Dusun Tornauli, yang dinilai memiliki potensi debit memadai untuk mendukung kebutuhan jangka panjang sistem SPAM tersebut.

Di sisi operasional, Perumda Mual Na Tio turut mendapat instruksi untuk segera melakukan pemeliharaan pada intake SPAM IKK Tarutung. Penanganan sedimentasi pasir menjadi prioritas utama guna menjaga kelancaran aliran air dan memastikan kapasitas distribusi dapat mencapai target optimal hingga 100 liter per detik.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan bahwa seluruh langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemulihan infrastruktur dasar secara cepat, tepat, dan berkelanjutan. Dengan dukungan lintas sektor, diharapkan layanan air bersih dapat segera dirasakan secara optimal oleh masyarakat, khususnya warga di kawasan Huntap dan wilayah terdampak lainnya.

Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *