Lapas Siborongborong Gelar Skrining TB, 606 Warga Binaan Jalani Pemeriksaan Rontgen

Tindak Lanjut Program Nasional ACF Ditjenpas

Berita, DAERAH231 Dilihat

SIBORONGBORONG – Kamis 30 Oktober 2025 Ribaknews.id

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Siborongborong menjadi salah satu satuan kerja yang melaksanakan kegiatan Active Case Finding (ACF) melalui pemeriksaan Chest X-Ray (CXR) atau rontgen dada bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kegiatan berlangsung selama tiga hari penuh, mulai Selasa (28/10) hingga Kamis (30/10/2025).

Pelaksanaan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Dirwatkeshab Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI No. PAS.06-PK.07.03-442 tentang Penemuan Kasus Tuberculosis (TB) melalui pemeriksaan rontgen dada di 532 UPT Pemasyarakatan di seluruh Indonesia.

Sinergi Lintas Sektor

Sebanyak 606 WBP mengikuti kegiatan skrining tersebut yang dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Tarutung, Puskesmas Siborongborong, dan Tirta Medical Center (TMC). Pemeriksaan dilakukan secara bertahap: hari pertama diikuti oleh 206 orang, hari kedua 253 orang, dan hari ketiga 148 orang.

Dari hasil pemeriksaan awal, warga binaan yang terindikasi sebagai terduga TB Paru segera menjalani pengambilan sampel sputum oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Siborongborong untuk dilakukan uji laboratorium lanjutan. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan diagnosis TB secara akurat dan mempercepat penanganan pengobatan bagi penderita.

Antusias dan Tertib

Kepala Lapas Siborongborong menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak yang terlibat. Menurutnya, kegiatan ACF berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme dari para warga binaan. Ia juga menegaskan bahwa upaya deteksi dini penyakit menular seperti TB menjadi bagian dari komitmen Lapas dalam menjaga kesehatan dan hak pelayanan medis bagi seluruh WBP.

“TB adalah penyakit yang masih menjadi ancaman di lingkungan padat seperti lapas. Melalui skrining ini, kami ingin memastikan setiap warga binaan mendapatkan hak kesehatan yang setara,” ujarnya.

Langkah Pencegahan dan Tindak Lanjut

Kegiatan ACF di Lapas Siborongborong diharapkan mampu menekan penularan TB di lingkungan pemasyarakatan, mengingat karakteristik ruang tahanan yang berisiko tinggi terhadap penyebaran penyakit menular.
Seluruh WBP yang dinyatakan positif nantinya akan langsung mendapatkan pengobatan dan pendampingan dari tim medis lapas bersama tenaga kesehatan Puskesmas setempat.

Program ACF menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung target eliminasi TB nasional tahun 2030 yang dicanangkan pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *