Kecamatan Muara, Kamis 07 Mei 2026.
Ribaknews.id
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mulai melakukan pembenahan lapangan pendaratan paralayang di Desa Sitanggor, Kecamatan Muara, Rabu (7/5/2026). Langkah ini menjadi tindak lanjut atas instruksi Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, dalam kunjungan kerja yang dilakukan beberapa waktu lalu.
Pengerjaan dilakukan dengan mengerahkan alat berat untuk meratakan area landing site paralayang agar memenuhi standar keamanan dan kenyamanan bagi atlet maupun wisatawan. Proses perataan lahan terlihat terus dikebut guna mempercepat kesiapan fasilitas olahraga dirgantara tersebut.
Pemerintah daerah menilai pengembangan kawasan paralayang di Kecamatan Muara memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata olahraga unggulan di kawasan Danau Toba. Selain menawarkan panorama alam, kawasan ini dinilai memiliki karakter angin dan bentang geografis yang mendukung aktivitas paralayang.
Bupati JTP sebelumnya menegaskan bahwa pengembangan wisata tidak hanya berfokus pada destinasi konvensional, tetapi juga harus diarahkan pada wisata berbasis pengalaman dan adrenalin yang memiliki daya tarik lebih luas. Karena itu, kawasan Muara diproyeksikan menjadi salah satu pusat sport tourism di Tapanuli Utara.
Pembenahan landing site menjadi tahapan penting dalam mendukung keselamatan penerbangan paralayang. Area pendaratan yang stabil dan memadai dinilai menjadi syarat utama agar aktivitas olahraga dirgantara dapat berlangsung aman dan profesional.
Selain mendukung kegiatan olahraga, pengembangan kawasan ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Aktivitas wisata diyakini mampu mendorong pertumbuhan sektor UMKM, jasa penginapan, kuliner, hingga ekonomi kreatif masyarakat lokal.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga terus mendorong pengembangan infrastruktur penunjang pariwisata sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi daerah di kawasan pariwisata Danau Toba. Pengembangan wisata berbasis alam dan olahraga dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kawasan Muara sendiri selama ini dikenal memiliki panorama perbukitan dan pemandangan langsung ke kawasan Danau Toba. Potensi tersebut dinilai sangat mendukung pengembangan wisata dirgantara yang mengedepankan pengalaman visual dan tantangan olahraga ekstrem.
Melalui pembenahan ini, pemerintah berharap kawasan paralayang Muara dapat berkembang menjadi destinasi unggulan yang mampu menarik event olahraga maupun komunitas paralayang dari berbagai daerah.
Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat mendukung pengembangan sektor pariwisata sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal dan membuka peluang usaha baru di Kabupaten Tapanuli Utara.
Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur














