Humbang Hasundutan, Selasa 05 Mei 2026.
Ribaknews.id
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan mengintensifkan upaya promotif dan preventif melalui kegiatan advokasi kesehatan dalam rangka implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah, Perkantoran Bukit Inspirasi, Doloksanggul, Selasa (5/5/2026), dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor.
Advokasi dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Jaulim Simanullang yang mewakili Sekretaris Daerah, dengan peserta berasal dari Tim Forum Koordinasi GERMAS Kabupaten Humbang Hasundutan. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang konsolidasi untuk memperkuat komitmen, menyelaraskan program, serta memastikan implementasi GERMAS berjalan efektif hingga ke tingkat masyarakat.
Dalam pemaparan materi, Kepala Dinas Kesehatan dan P2KB Alexander Gultom menekankan pentingnya pembudayaan perilaku hidup sehat sebagai fondasi utama pembangunan kesehatan. Ia menyoroti bahwa perubahan gaya hidup masyarakat menjadi faktor penentu dalam menekan angka penyakit, khususnya penyakit tidak menular yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Sementara itu, perwakilan Bappelitbangda melalui Melati Simamora mengulas GERMAS dari perspektif perencanaan dan penganggaran daerah. Pendekatan ini menegaskan bahwa keberhasilan program kesehatan tidak dapat dilepaskan dari integrasi kebijakan lintas sektor, mulai dari perencanaan pembangunan hingga alokasi anggaran yang tepat sasaran.
Dalam sambutan tertulis Sekretaris Daerah yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum, disampaikan bahwa Indonesia saat ini menghadapi dinamika kesehatan yang kompleks. Perubahan pola hidup masyarakat telah memicu peningkatan kasus penyakit tidak menular seperti diabetes, kanker, dan penyakit jantung koroner. Di sisi lain, penyakit menular masih menjadi tantangan, bahkan beberapa di antaranya kembali muncul.
Fenomena ini dikenal sebagai triple burden atau beban ganda kesehatan yang berkembang menjadi beban tiga lapis. Kondisi tersebut menuntut respons kebijakan yang komprehensif, tidak hanya melalui layanan kuratif, tetapi juga melalui penguatan upaya promotif dan preventif seperti GERMAS.
Implementasi GERMAS sendiri mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 serta Keputusan Bupati Humbang Hasundutan Nomor 154 Tahun 2024 tentang pembentukan forum koordinasi GERMAS. Kerangka regulasi ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menggerakkan kolaborasi lintas sektor dalam membangun kesadaran hidup sehat di masyarakat.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa keberhasilan GERMAS tidak dapat dibebankan hanya kepada sektor kesehatan. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh organisasi perangkat daerah, dunia pendidikan, pemerintah desa, hingga masyarakat luas. Pendekatan kolektif ini dinilai sebagai kunci untuk menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan.
Asisten Administrasi Umum dalam arahannya mengajak seluruh pihak untuk menjadikan GERMAS sebagai gerakan nyata, bukan sekadar slogan. Ia menekankan pentingnya konsistensi implementasi di lapangan, mulai dari kebiasaan sederhana seperti aktivitas fisik rutin, konsumsi makanan bergizi, hingga pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Dari sisi kebijakan daerah, advokasi ini juga bertujuan memperkuat koordinasi dan sinkronisasi program antar-OPD. Dengan adanya forum koordinasi, diharapkan tidak terjadi tumpang tindih program, melainkan tercipta integrasi yang saling mendukung dalam mencapai target pembangunan kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan menambahkan bahwa kegiatan advokasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan implementasi GERMAS tidak berhenti pada tataran konsep. Melalui komunikasi yang intensif dan kolaborasi yang solid, program ini diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah kecamatan dan desa.
Diskusi interaktif yang berlangsung dalam sesi tanya jawab menunjukkan tingginya perhatian peserta terhadap tantangan implementasi di lapangan. Berbagai masukan mengemuka, mulai dari keterbatasan sumber daya hingga perlunya pendekatan edukatif yang lebih efektif kepada masyarakat.
Secara keseluruhan, kegiatan ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam memperkuat pembangunan kesehatan berbasis masyarakat. Dengan sinergi lintas sektor dan dukungan kebijakan yang konsisten, GERMAS diharapkan mampu menjadi instrumen utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur













