Humbahas Masuk Program Ekonomi Pangan Baru Kemenko

Kabupaten Humbang Hasundutan menjadi salah satu dari 17 daerah di Indonesia yang menjadi lokasi kajian pengembangan ekonomi pangan berkelanjutan.

Doloksanggul – Kamis 11 Juni 2026.

RIBAKNEWS.ID

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kerangka Ekonomi Pangan Baru yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia bekerja sama dengan World Resources Institute (WRI) Indonesia di Hotel Akasia Doloksanggul, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Ekonomi Pangan Baru yang diinisiasi Kemenko Pangan bersama WRI Indonesia untuk mendukung transformasi sektor pangan yang mampu meningkatkan pendapatan daerah, mengurangi kemiskinan, memperkuat kesejahteraan sosial, serta menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Dalam FGD tersebut, para peserta membahas berbagai potensi pengembangan ekonomi pangan yang dapat diterapkan di Kabupaten Humbang Hasundutan. Pembahasan difokuskan pada peluang transformasi ekonomi yang inklusif dan regeneratif melalui pemanfaatan sumber daya daerah secara berkelanjutan.

Melalui forum ini, Kemenko Pangan dan WRI Indonesia menggali berbagai data, informasi, serta masukan dari pemerintah daerah mengenai kondisi sektor pangan, tantangan yang dihadapi, dan peluang pengembangan ekonomi yang dapat menjadi motor pertumbuhan daerah.

Kabupaten Humbang Hasundutan menjadi salah satu dari 17 kabupaten/kota di Indonesia yang dipilih sebagai lokasi penelitian dan kunjungan lapangan dalam Program Ekonomi Pangan Baru. Pemilihan tersebut menunjukkan besarnya potensi daerah dalam pengembangan sektor pertanian dan pangan berbasis keberlanjutan.

Diharapkan hasil FGD dapat menjadi dasar penyusunan kerangka ekonomi pangan baru yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, mengurangi kemiskinan, serta menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan dipimpin perwakilan WRI Indonesia, Mercyta Glorya, MSc, dan dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tukka Siahaan, Kepala Bappelitbangda Pahala Lumban Gaol, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Marudut Situmorang, serta perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), dan Dinas Lingkungan Hidup.

Diterbitkan Media Ribak News ID

Penulis/Redaktur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *