Tarutung, Sabtu 25 April 2026. Ribaknews.id
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melaksanakan proses verifikasi dan pengundian 70 unit hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di kawasan Adiankoting. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, Sabtu (25/4/2026), di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Yayasan Bunda Tzu Chi Wilayah Sumatera Utara, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur kecamatan. Proses ini menjadi tahapan penting dalam memastikan distribusi hunian dilakukan secara adil dan merata kepada seluruh penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa mekanisme pengundian dipilih sebagai langkah untuk menjamin transparansi serta menghindari potensi konflik di tengah masyarakat. Seluruh unit rumah yang dibangun memiliki spesifikasi dan kualitas yang sama, sehingga setiap warga memiliki kesempatan yang setara tanpa adanya perlakuan khusus.
“Pengundian ini memastikan tidak ada perbedaan perlakuan. Semua masyarakat mendapatkan hak yang sama atas hunian yang layak,” ujar Bupati.
Pemerintah menargetkan hunian tersebut mulai dapat ditempati pada pertengahan Mei 2026. Selain memastikan kesiapan bangunan, pemerintah daerah juga telah menyiapkan infrastruktur pendukung seperti akses jalan menuju lokasi dan jaringan listrik yang sudah tersedia.
Usai proses pengundian, masyarakat diberikan kesempatan untuk meninjau langsung unit rumah masing-masing. Pemerintah juga mendorong warga untuk mulai membersihkan lingkungan sekitar serta melakukan penataan awal, termasuk penghijauan sederhana di halaman rumah.
Dalam rangka mendukung kenyamanan lingkungan hunian, Bupati menyatakan bahwa pemerintah akan menyalurkan bantuan bibit tanaman, khususnya pohon buah, guna menciptakan kawasan yang asri dan produktif. Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan juga menjadi bagian dari upaya membangun kawasan pemukiman yang berkelanjutan.
Berdasarkan laporan progres pembangunan, sebagian unit hunian telah mendekati tahap penyelesaian. Sebanyak 34 unit telah rampung sepenuhnya, sementara unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan dengan tingkat penyelesaian bervariasi. Pemerintah memastikan seluruh unit akan diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pertukaran unit rumah hasil pengundian. Penetapan kepemilikan akan dituangkan secara resmi melalui Surat Keputusan (SK) Bupati, sehingga setiap perubahan di luar mekanisme tersebut tidak diperkenankan.
Di akhir kegiatan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Bunda Tzu Chi atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana. Kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta dinilai menjadi faktor penting dalam percepatan pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.
Dengan selesainya proses pengundian ini, diharapkan masyarakat dapat segera menempati hunian baru yang lebih aman dan layak, sekaligus memulai kehidupan yang lebih stabil pascabencana.
Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur














