Humbang Hasundutan, Jumat 22 Mei 2026.
Ribaknews.id
Oloan Paniaran Nababan memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Humbang Hasundutan di ruang rapat Perkantoran Bukit Inspirasi Doloksanggul, Jumat (22/5/2026).
Rapat tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, pengurus KDMP, yayasan, pengelola SPPG, serta sejumlah pihak terkait lainnya. Kapolres Humbang Hasundutan diwakili Kasat Intelkam AKP Jaspis Simanjuntak, sementara dari jajaran pemerintah daerah hadir Sekda Chiristison R. Marbun, Staf Ahli Bupati Parman Lumban Gaol, Kadis Kopenaker Nurliza E. Pasaribu, dan Kadis Pendidikan Martahan Panjaitan.
Dalam arahannya, Bupati Humbahas menjelaskan bahwa kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) menempatkan KDMP sebagai mitra strategis dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Menurutnya, KDMP diharapkan dapat berperan sebagai pemasok utama bahan baku untuk dapur umum SPPG di desa dan kelurahan. Kerja sama tersebut nantinya akan diperkuat melalui Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) operasional antara KDMP atau koperasi desa dengan pengelola SPPG di lapangan.
“Program ini menjadi penguatan ekonomi desa sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani, peternak dan nelayan lokal,” ujar Bupati.
Dalam rapat tersebut juga dibahas mekanisme penyaluran bahan pangan lokal dari masyarakat desa ke dapur MBG (Makan Bergizi Gratis). KDMP akan berperan sebagai pengumpul hasil pertanian dan peternakan seperti bahan karbohidrat, protein, hingga buah-buahan untuk mendukung kebutuhan dapur gizi masyarakat.
Selain membahas pola distribusi bahan pangan, forum koordinasi itu juga menjadi wadah penyampaian berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari ketersediaan bahan baku lokal hingga sistem distribusi antarwilayah. Para pengawas, yayasan, dan pengelola SPPG turut memberikan saran dan masukan guna memperkuat pelaksanaan program di daerah.
Bupati Humbahas berharap seluruh pihak yang terlibat dapat memperkuat koordinasi dan sinergi agar program pemenuhan gizi masyarakat berjalan optimal sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat desa.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Humbang Hasundutan, Nurliza E. Pasaribu, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah strategis dalam membangun keterpaduan antara program pemenuhan gizi dengan penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa.
Menurutnya, kolaborasi antara SPPG dan KDMP diharapkan mampu menciptakan sistem distribusi pangan lokal yang berkelanjutan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa di Kabupaten Humbang Hasundutan.
Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur









