Bupati Humbahas dan Yonif TP 955/HS Perkuat Sinergi

Kegiatan senam bersama dan penaburan benih ikan di Marshalling Area Batalyon Infanteri TP 955/HS menegaskan kolaborasi Pemkab Humbahas dan TNI dalam membangun kesehatan prajurit sekaligus memperkuat program ketahanan pangan daerah.

DOLOKSANGGUL, Sabtu 02 Mei 2026.

Ribaknews.id

Komitmen memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI kembali ditunjukkan melalui kegiatan senam bersama dan penaburan benih ikan yang digelar di kawasan Batalyon Infanteri TP 955/HS, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan yang dihadiri langsung Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH, tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya konkret membangun kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kesehatan, kebugaran, serta ketahanan pangan di Kabupaten Humbang Hasundutan.

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua TP PKK Humbahas Ny. Erma Oloan P. Nababan, Ketua Persit TP 955/HS Ny. Martha Samuel Lingga, Sekretaris Daerah Chiristison R. Marbun, para staf ahli bupati, para asisten, pimpinan OPD, Camat Doloksanggul Andry Dolok Purba, Kepala Desa Simangaronsang Tongam Purba, jajaran prajurit, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Humbahas menekankan pentingnya membangun kebersamaan antara unsur pemerintah, TNI, dan masyarakat sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan.

Menurutnya, kegiatan senam bersama tidak hanya memiliki manfaat bagi kesehatan fisik, tetapi juga menjadi ruang membangun semangat kolektif dan mempererat hubungan antarlembaga.

“Rutinitas tugas yang padat membutuhkan keseimbangan melalui aktivitas yang mampu menjaga kebugaran sekaligus memberikan penyegaran mental. Kegiatan seperti ini penting agar para prajurit tetap prima dalam menjalankan tugas pengabdian,” ujar Oloan.

Momentum tersebut juga diwarnai dengan penaburan benih ikan lele dan nila di kolam budidaya yang berada di kawasan batalyon. Bupati menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari strategi penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal yang harus terus dikembangkan.

Ia menilai budidaya ikan air tawar memiliki prospek ekonomi menjanjikan karena relatif mudah dikembangkan, memiliki nilai jual stabil, dan dapat menjadi alternatif peningkatan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara serius.

“Program seperti ini tidak boleh berhenti di lingkungan batalyon saja. Ini harus menjadi contoh nyata bagi masyarakat bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari skala kecil, tetapi memberi dampak besar jika dilakukan secara konsisten,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Oloan yang juga memiliki latar belakang sebagai mantan prajurit TNI turut berbagi pengalaman semasa aktif berdinas. Ia menegaskan bahwa disiplin, kerja keras, dan ketulusan merupakan nilai utama yang harus terus dijaga dalam setiap pengabdian.

Sementara itu, Komandan Batalyon Infanteri TP 955/HS, Letkol Inf Samuel Lingga Hasudungan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan batalyon di wilayah tersebut tidak hanya berorientasi pada tugas pertahanan, tetapi juga diarahkan mendukung program strategis nasional, khususnya sektor ketahanan pangan sebagaimana arahan pemerintah pusat.

“Batalyon ini didorong untuk mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar. Selain fungsi pertahanan, kami juga menjalankan berbagai kegiatan produktif untuk mendukung kemandirian pangan,” jelasnya.

Samuel menyebutkan, di kawasan Marshalling Area telah dikembangkan sejumlah program produktif seperti peternakan ayam, budidaya sayur-sayuran berupa sawi dan kol, hingga pengelolaan kolam ikan air tawar yang terus diperluas.

Penaburan benih ikan pada kegiatan tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari penguatan ekosistem pangan yang diharapkan dapat memberi manfaat jangka panjang.

Ia menegaskan bahwa kegiatan senam bersama juga menjadi bagian dari pembinaan fisik dan mental prajurit agar tetap memiliki kesiapan optimal dalam menjalankan tugas negara.

“Olahraga bukan hanya menjaga kebugaran, tetapi juga membangun soliditas dan semangat kebersamaan di antara prajurit,” ujarnya.

Kegiatan itu menjadi penegasan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pertahanan tidak semata terfokus pada aspek keamanan, melainkan juga dapat diarahkan pada agenda pembangunan strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Di tengah tantangan penguatan sektor pangan nasional, sinergi semacam ini dinilai menjadi model yang relevan untuk terus diperluas di berbagai wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan.

Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed