TARUTUNG, Senin 24 Agustus 2016
Ribaknews.id
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus memperkuat komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat (JTP), saat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi secara daring dari Ruang Rapat Mini Kantor Bupati, Senin (24/8/2026).
Rakornas yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri ini tidak hanya fokus pada pengendalian harga, tetapi juga mengevaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program Tiga Juta Rumah yang menjadi agenda strategis nasional.
Stabilitas Harga dan Indeks Perkembangan Harga (IPH)
Dalam rapat tersebut, dilaporkan bahwa Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Tapanuli Utara pada minggu ketiga Agustus 2026 tercatat sebesar *0,60 persen (yoy)*. Angka ini menjadi acuan penting bagi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk terus memantau pergerakan harga komoditas di pasar.
Bupati JTP menekankan kepada seluruh jajaran perangkat daerah yang tergabung dalam TPID agar tidak lengah dan tetap melakukan langkah-langkah konkret guna menjaga stabilitas harga agar tetap terjangkau oleh masyarakat.
Intervensi dan Kerja Sama Antar Daerah
Sebagai langkah antisipasi terhadap kenaikan harga komoditas strategis, Bupati mendorong adanya intervensi nyata melalui Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini dinilai efektif untuk menekan gejolak harga yang dapat memberatkan ekonomi keluarga.
Selain itu, penguatan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) juga menjadi poin utama yang didorong oleh Bupati. Sinergi antar wilayah diharapkan mampu menjamin kelancaran pasokan pangan dan menjaga keseimbangan stok di pasar Tapanuli Utara.
Dukungan Program Strategis Nasional
Selain masalah inflasi, evaluasi Program Tiga Juta Rumah juga menjadi bahasan penting. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan program pusat guna memastikan kebutuhan papan bagi masyarakat dapat terpenuhi dengan dukungan infrastruktur yang memadai.
Melalui koordinasi yang intensif ini, Pemkab Taput berharap kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang stabil, sekaligus menyukseskan program pembangunan nasional di tingkat daerah.
Jonaer Silaban. S,.Pd








