DOLOKSANGGUL — Minggu 19 April 2026.
Ribaknews.id
Hamparan perbukitan Sipinsur Geosite menjadi saksi berakhirnya Jambore I Kwartir Cabang Pramuka Humbang Hasundutan, Minggu (19/4/2026). Namun di balik seremoni penutupan, tersimpan misi yang lebih besar: menyiapkan kontingen terbaik untuk tampil di tingkat provinsi.
Kegiatan yang ditutup langsung oleh Oloan Paniaran Nababan ini tidak hanya menjadi ruang kebersamaan, tetapi juga ajang seleksi bagi anggota Pramuka yang dinilai layak mewakili daerah.
“Jambore ini bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga proses untuk melahirkan generasi yang siap bersaing dan membawa nama daerah,” tegas Bupati dalam arahannya.
Seleksi Berbasis Karakter dan Kepemimpinan
Selama beberapa hari pelaksanaan, peserta tidak hanya diuji dari segi keterampilan teknis kepramukaan, tetapi juga sikap, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja dalam tim.
Melalui pendekatan yang diterapkan oleh Gerakan Pramuka Indonesia, proses seleksi dilakukan secara menyeluruh. Pembina tidak hanya menilai siapa yang paling menonjol secara individu, tetapi siapa yang mampu menjadi bagian dari tim yang solid.
Salah satu pembina menyebutkan bahwa indikator utama dalam seleksi bukan hanya kecakapan, tetapi juga konsistensi sikap selama kegiatan berlangsung.
“Yang kami lihat bukan hanya kemampuan, tetapi juga tanggung jawab dan jiwa kepemimpinan,” ujarnya.
Target Jambore Daerah XI
Peserta terbaik dari kegiatan ini akan dipersiapkan untuk mengikuti Jambore Daerah XI Sumatera Utara 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 1–5 Juli 2026 di Bumi Perkemahan Sibolangit.
Ajang ini menjadi penting karena tidak hanya membawa nama pribadi peserta, tetapi juga representasi Kabupaten Humbang Hasundutan di tingkat provinsi.
Dengan demikian, proses seleksi di tingkat kabupaten menjadi tahap krusial dalam menentukan kualitas delegasi yang akan dikirim.
Dukungan Penuh Lintas Sektor
Kegiatan jambore ini turut dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta para orang tua peserta. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pembinaan generasi muda, khususnya dalam menghadapi kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembina yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan peserta.
“Peran pembina sangat penting dalam memastikan bahwa peserta yang terpilih benar-benar siap membawa nama baik daerah,” katanya.
Dari Lokal Menuju Panggung Lebih Besar
Jambore di Sipinsur menjadi titik awal bagi para peserta untuk melangkah ke level yang lebih tinggi. Dari proses ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga mental bertanding dan rasa tanggung jawab terhadap daerahnya.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, fokus selanjutnya adalah mempersiapkan kontingen terbaik agar mampu bersaing dan menunjukkan kualitas Humbang Hasundutan di tingkat provinsi.
Dari Sipinsur, langkah itu dimulai—menuju Sibolangit, membawa harapan dan nama daerah.
Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur








