TAPANULI UTARA — Jumat 17 April 2026. Ribaknews.id
Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, memimpin pelaksanaan Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang digelar di halaman Kantor Bupati Tapanuli Utara, Jumat (17/4/2026).
Upacara tersebut diikuti oleh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara sebagai bagian dari agenda rutin pembinaan kedisiplinan dan penguatan nilai-nilai dasar birokrasi.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya menegakkan nilai kejujuran, keadilan, serta disiplin dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik. Menurutnya, ketiga nilai tersebut merupakan fondasi utama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan berintegritas.
Ia menekankan bahwa kejujuran menjadi prinsip dasar yang tidak dapat ditawar dalam setiap aspek pekerjaan ASN. Dengan menjunjung tinggi integritas, aparatur diharapkan mampu membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Selain itu, aspek keadilan juga menjadi perhatian penting. ASN dituntut untuk memberikan pelayanan yang merata tanpa diskriminasi, serta memastikan bahwa setiap program pembangunan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat.
Secara khusus, Wakil Bupati menggarisbawahi dua kata kunci yang harus menjadi pedoman seluruh ASN, yakni disiplin dan profesionalisme. Disiplin, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan kehadiran, tetapi juga menyangkut konsistensi, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
“Disiplin harus tercermin dari kehadiran yang tepat waktu, kinerja yang konsisten, serta komitmen dalam menjalankan tugas sehari-hari,” tegasnya.
Sementara itu, profesionalisme mencerminkan kemampuan ASN dalam melaksanakan tugas secara optimal, didukung oleh kompetensi, integritas, serta rasa tanggung jawab yang tinggi. ASN diharapkan tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga mampu memberikan solusi dan inovasi dalam pelayanan publik.
Lebih lanjut, ia berharap agar nilai-nilai tersebut tidak hanya berhenti pada tataran seremonial, melainkan dapat diimplementasikan secara nyata di seluruh perangkat daerah hingga ke tingkat kecamatan.
“Penerapan disiplin dan profesionalisme harus dilakukan secara berkelanjutan dan merata di seluruh unit kerja, sehingga kualitas pelayanan publik dapat terus meningkat,” ujarnya.
Pelaksanaan Upacara HKN ini juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk mengevaluasi kinerja sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai abdi negara.
Melalui penguatan nilai kejujuran, keadilan, disiplin, dan profesionalisme, diharapkan tercipta birokrasi yang tidak hanya responsif, tetapi juga adaptif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus berupaya mendorong reformasi birokrasi melalui peningkatan kualitas sumber daya aparatur serta penegakan disiplin kerja. Langkah ini dinilai penting dalam mendukung terwujudnya pelayanan publik yang prima dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Dengan komitmen tersebut, diharapkan ASN di Tapanuli Utara mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing.
Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur









