TARUTUNG, Kamis 21 Mei 2026.
Ribaknews.id
Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., didampingi Sekretaris Daerah Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si., membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Bantuan Sosial di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan transformasi digital pelayanan bantuan sosial yang tengah dijalankan pemerintah pusat melalui penguatan sistem data perlindungan sosial yang terintegrasi dan tepat sasaran.
Kabupaten Tapanuli Utara sendiri menjadi salah satu dari 42 daerah di Indonesia yang ditetapkan sebagai pilot project nasional digitalisasi bantuan sosial.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tapanuli Utara menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap mendukung penuh implementasi digitalisasi bantuan sosial guna meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Menurutnya, digitalisasi menjadi langkah strategis dalam memastikan penyaluran bantuan sosial berjalan lebih transparan, efektif, dan tepat sasaran.
“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mendukung penuh percepatan digitalisasi bantuan sosial melalui penguatan data yang terintegrasi, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Wakil Bupati.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk aparat pemerintah, pendamping sosial, dan masyarakat.
Dalam kegiatan itu, sebanyak 1.500 orang dipersiapkan menjadi agen atau pendamping masyarakat untuk membantu proses aktivasi serta pembaruan data melalui Portal Perlinsos.
Para pendamping nantinya akan bertugas membantu masyarakat dalam memahami penggunaan sistem digital, melakukan pembaruan data, hingga memastikan data penerima bantuan sosial tetap valid dan sesuai kondisi di lapangan.
Sekretaris Daerah Tapanuli Utara, Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si., turut menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial.
Menurutnya, melalui bimtek tersebut diharapkan para agen dan pendamping memiliki pemahaman teknis yang baik sehingga dapat membantu masyarakat secara maksimal.
Kegiatan sosialisasi dan bimtek berlangsung dengan pemaparan materi terkait penggunaan Portal Perlinsos, mekanisme pembaruan data, serta strategi penguatan sistem digital perlindungan sosial di daerah.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap pelayanan bantuan sosial ke depan semakin efektif, transparan, dan mampu menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur








