TAPANULI UTARA – Jumat 17 April 2026. Ribaknews.id
Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, menghadiri Upacara Wisuda XII Program Sarjana, Magister, dan Doktoral Institut Agama Kristen Negeri Tarutung Periode I Tahun 2026 yang digelar di Auditorium kampus tersebut, Sipoholon, Jumat (17/4/2026).
Wisuda yang mengusung tema “Berilmu, Berintegritas, dan Berdaya Saing Global” ini melantik sebanyak 197 lulusan dari jenjang S1, S2, hingga S3. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Rektor IAKN Tarutung, Albiner Siagian.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Deni Lumbantoruan menegaskan pentingnya kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks dan kompetitif. Ia memperkenalkan prinsip “3B” sebagai fondasi utama yang harus dimiliki para alumni, yakni Brain (kecerdasan), Brave (keberanian), dan Behavior (perilaku).
Menurutnya, kecerdasan intelektual harus terus diasah agar mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun demikian, keberanian dalam mengambil keputusan dan langkah strategis juga menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan di dunia kerja maupun pengabdian masyarakat.
“Selain itu, perilaku dan etika harus tetap dijaga. Integritas adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan, baik di lingkungan profesional maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Deni.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa lulusan IAKN Tarutung memiliki keunggulan tersendiri, terutama dalam aspek moral dan spiritual, yang dapat menjadi nilai tambah dalam pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, kata dia, membuka ruang seluas-luasnya bagi para lulusan untuk berkontribusi secara nyata.
“IASN Tarutung merupakan aset potensial daerah. Kami berharap para lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang dan memberikan kontribusi konkret dalam pembangunan Tapanuli Utara,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor IAKN Tarutung, Albiner Siagian, menyampaikan bahwa para lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa pendidikan yang diperoleh tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan tanggung jawab sosial.
“Tema yang diangkat pada wisuda kali ini menjadi refleksi bahwa lulusan IAKN harus memiliki keseimbangan antara ilmu pengetahuan, integritas moral, dan daya saing global,” ungkapnya.
Dengan jumlah lulusan mencapai 197 orang, IAKN Tarutung terus menunjukkan perannya sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi keagamaan yang berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas di kawasan Tapanuli dan sekitarnya.
Acara wisuda berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Staf Ahli Bupati Bonggas Pasaribu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Betty Sitorus, serta perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tapanuli Utara.
Momentum wisuda ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni akademik semata, tetapi juga menjadi titik awal bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai yang telah diperoleh selama masa studi, demi kemajuan daerah dan bangsa.
Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur













