Rutan Balige Gelar Bakti Sosial di Makam Sisingamangaraja, Momentum HBP ke-62

Berita, Rutan/Lapas148 Dilihat

Balige | Kamis 09 April 2026
Ribaknews.id

Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Balige menggelar kegiatan bakti sosial berupa aksi kebersihan di kawasan makam Sisingamangaraja XII yang berada di Balige, Kabupaten Toba.

Kegiatan tersebut melibatkan seluruh pegawai bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus penghormatan terhadap situs bersejarah yang memiliki nilai penting bagi masyarakat, khususnya di kawasan Danau Toba.

Sejak pagi hari, para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan dengan membersihkan area makam, memungut sampah, merapikan lingkungan sekitar, serta memastikan kawasan tetap bersih, asri, dan nyaman dikunjungi. Kegiatan berlangsung dalam suasana kebersamaan dan penuh semangat gotong royong.

Kepala Rutan Balige dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HBP, tetapi juga merupakan wujud nyata implementasi pembinaan kepada WBP agar memiliki kepedulian sosial dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai positif kepada WBP, seperti kepedulian, kebersamaan, serta semangat gotong royong. Ini juga menjadi sarana pembinaan agar mereka siap kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemilihan lokasi di makam Sisingamangaraja XII memiliki makna tersendiri, yakni sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan nasional sekaligus sarana edukasi nilai-nilai sejarah dan perjuangan kepada para WBP.

Menurutnya, kegiatan seperti ini penting dalam membangun karakter serta meningkatkan rasa nasionalisme, sehingga WBP tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapatkan pembinaan yang berdampak positif bagi kehidupan mereka ke depan.

Selain itu, keterlibatan langsung WBP dalam kegiatan sosial di tengah masyarakat diharapkan dapat mengurangi stigma negatif terhadap warga binaan. Dengan demikian, proses reintegrasi sosial nantinya dapat berjalan lebih baik.

“Pemasyarakatan saat ini bukan hanya tentang pembinaan di dalam, tetapi juga bagaimana membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Ini bagian dari transformasi sistem pemasyarakatan yang lebih humanis,” tambahnya.

Kegiatan bakti sosial ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong kesadaran menjaga kebersihan lingkungan serta melestarikan situs-situs bersejarah sebagai bagian dari identitas bangsa.

Dengan mengusung semangat HBP ke-62, Rutan Balige berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pemasyarakatan hadir tidak hanya sebagai institusi penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial yang berperan aktif dalam membangun masyarakat yang lebih baik.

Penulis/Redaktur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *