TARUTUNG – Sabtu 18 Juli 2026. Ribaknews.id
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung kembali menorehkan prestasi dengan meraih Akreditasi Madya sebagai Lembaga Pelatihan Bidang Kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Penetapan tersebut berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Nomor HK.02.02/F/2144/2026 tanggal 15 Juli 2026, setelah Unit Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi (UPPK) RSUD Tarutung menjalani proses penilaian akreditasi pada 30 Juni 2026.
Akreditasi Madya menjadi pengakuan bahwa UPPK RSUD Tarutung telah memenuhi standar nasional dalam penyelenggaraan pelatihan dan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan.
Direktur RSUD Tarutung, dr. Bobby Simanjuntak, M.K.M, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras, komitmen, dan kolaborasi seluruh jajaran rumah sakit selama mempersiapkan proses akreditasi.
“Akreditasi Madya ini menjadi langkah penting bagi RSUD Tarutung untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelatihan dan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan sesuai standar Kementerian Kesehatan,” ujarnya.
Menurut Bobby, keberhasilan tersebut bukan menjadi tujuan akhir, tetapi menjadi motivasi untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.
RSUD Tarutung juga berkomitmen meningkatkan kualitas program pelatihan, memperkuat kapasitas tenaga pelatih, serta memperluas layanan pengembangan kompetensi sumber daya manusia kesehatan.
Sementara itu, Kepala Unit Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi (UPPK) RSUD Tarutung, dr. Eben Ezer Debora Purba, M.Ked(For), Sp.F.M, menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil dedikasi seluruh tim dalam memenuhi standar akreditasi yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.
Menurutnya, Akreditasi Madya menjadi bukti bahwa UPPK RSUD Tarutung telah mampu menyelenggarakan pelatihan yang berkualitas sekaligus menjadi pijakan untuk terus mengembangkan program pelatihan yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan tenaga kesehatan.
Ia berharap UPPK RSUD Tarutung dapat berkembang menjadi pusat pelatihan dan pengembangan kompetensi yang memberikan manfaat bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Tapanuli Utara maupun berbagai daerah di Indonesia.
(Jonaer Silaban, S.Pd)














