Razia Gabungan TNI–Polri di Rutan Balige, Cegah HALINAR

Sasar Sejumlah Kamar Hunian, Petugas Pastikan Lingkungan Rutan Tetap Aman dan Bebas Barang Terlarang

Berita, Rutan/Lapas58 Dilihat

Balige, Senin 06 April 2026.

Ribaknews.id

Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige melaksanakan razia dan penggeledahan gabungan bersama aparat TNI dan Polri, Senin (6/4/2026) malam. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan pengamanan sekaligus deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan rutan.

Razia yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut menyasar sejumlah kamar hunian warga binaan, di antaranya Kamar 6 SM Raja, Kamar 2 DI Panjaitan, serta Blok RA Kartini yang merupakan blok hunian perempuan. Kegiatan melibatkan petugas Rutan Balige, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), serta personel TNI dan Polri sebagai bentuk sinergi lintas institusi dalam menjaga stabilitas keamanan.

Sebelum pelaksanaan, seluruh petugas mengikuti apel persiapan yang dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR). Dalam arahannya, petugas diingatkan untuk melaksanakan penggeledahan secara humanis, profesional, serta tetap mengedepankan prinsip keamanan dan ketertiban.

Proses penggeledahan dilakukan secara sistematis dengan disaksikan langsung oleh perwakilan warga binaan dari masing-masing kamar. Petugas memeriksa seluruh sudut kamar, termasuk barang-barang pribadi penghuni, guna memastikan tidak adanya benda terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan.

Kepala Rutan Balige dalam keterangannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung program pemasyarakatan yang bersih dari HALINAR (handphone, pungutan liar, dan narkoba).

“Razia ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan lingkungan rutan tetap steril dari barang-barang terlarang. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan kamtib,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara petugas pemasyarakatan dengan aparat TNI dan Polri menjadi faktor penting dalam menciptakan sistem pengamanan yang kuat dan berkelanjutan.

“Kolaborasi ini sangat penting, karena pengamanan rutan tidak bisa dilakukan secara sendiri. Dukungan dari TNI dan Polri memperkuat langkah kami dalam menjaga stabilitas dan keamanan,” tambahnya.

Dari hasil pelaksanaan razia, petugas tidak menemukan barang-barang terlarang seperti senjata tajam, narkotika, maupun alat komunikasi ilegal. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengawasan yang selama ini dilakukan berjalan dengan baik dan efektif.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Warga binaan juga bersikap kooperatif dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib.

Razia gabungan ini tidak hanya bersifat insidental dalam rangka peringatan HBP, tetapi juga akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bagian dari strategi penguatan pengamanan di lingkungan pemasyarakatan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tingkat keamanan dan ketertiban di Rutan Balige semakin meningkat, serta mampu menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan bebas dari pengaruh negatif.

Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *