Program Bawang Putih di Humbahas: Kepercayaan Pusat, Ujian Daerah

Humbahas mendapat mandat dari Kementerian Pertanian untuk mengembangkan bawang putih seluas 40 hektar. Sebuah kepercayaan besar dari pusat, sekaligus ujian nyata bagi daerah dan petani.

DAERAH, Uncategorized487 Dilihat

Humbang Hasundutan – Jumat 03 Oktober 2025

Ribaknews.id

Program penanaman bawang putih di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menjadi bahan perbincangan hangat dalam beberapa pekan terakhir. Polemik sempat muncul mengenai siapa yang berada di balik masuknya program ini ke daerah. Namun pemerintah menegaskan bahwa inisiatif tersebut adalah amanat langsung dari Kementerian Pertanian RI, sebagai bagian dari strategi nasional pengembangan benih bawang putih bersertifikat tahun 2026.

 

Bupati Humbahas, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan pusat kepada Humbahas bukanlah hal yang datang secara instan, melainkan hasil kajian teknis dan kesiapan daerah dalam mendukung kebijakan nasional.

“Program ini adalah kebijakan nasional. Dari seluruh kabupaten di Sumut, hanya Humbahas yang dipercaya mengembangkan bawang putih seluas 40 hektar. Ini bentuk kepercayaan negara yang harus kita jaga,” ujar Bupati dalam keterangannya di Doloksanggul, Jumat (3/10/2025).

Suara dari Lapangan

Di tingkat akar rumput, program ini diterima dengan rasa optimisme sekaligus harapan besar. Ketua salah satu kelompok tani mengungkapkan bahwa bantuan benih dan pendampingan yang diberikan pemerintah membuka peluang baru bagi petani lokal yang sebelumnya tidak pernah mengelola komoditas bawang putih secara masif.

“Kalau bukan lewat pemerintah daerah, kami petani tidak akan mendapat akses program sebesar ini. Bupati jadi penghubung antara kami dan pusat,” ucapnya.

Meski demikian, sejumlah petani menyampaikan kekhawatiran soal distribusi pupuk, ketersediaan air untuk irigasi, dan kepastian harga jual hasil panen. Mereka berharap pemerintah daerah benar-benar mengawal pelaksanaan program ini agar tidak berhenti di tahap penanaman semata.

Penjelasan dari Pusat

Dari pihak pemerintah pusat, Direktur Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Ir. Arif Prasetyo, menuturkan bahwa keputusan menunjuk Humbahas bukanlah sesuatu yang tiba-tiba.

“Kami memilih Humbahas karena dua alasan utama: potensi lahan dan kepemimpinan daerah. Dari awal, Bupati Oloan menunjukkan komitmen penuh. Beliau tidak hanya hadir di seremonial, tetapi ikut mengawal teknis. Itu yang membuat kami yakin untuk menempatkan Humbahas sebagai pionir,” jelasnya.

Konteks Nasional

Indonesia saat ini masih bergantung pada impor bawang putih. Kebutuhan nasional per tahun mencapai sekitar 500 ribu ton, sementara produksi dalam negeri masih di bawah 10 persen. Ketergantungan ini seringkali menimbulkan persoalan harga dan pasokan di pasar.

Program pengembangan bawang putih di Humbahas ditempatkan sebagai bagian dari peta strategis ketahanan pangan nasional. Dengan luasan awal 40 hektar, pemerintah menargetkan Humbahas bisa menjadi sentra produksi benih bersertifikat di Sumatera Utara yang kelak dapat didistribusikan ke daerah lain.

Sejumlah pengamat menilai program ini menjanjikan, namun tidak lepas dari risiko. Humbahas bukanlah daerah yang sejak lama dikenal sebagai penghasil bawang putih. Karena itu, kesiapan infrastruktur, pendampingan teknis bagi petani, serta kepastian pasar menjadi faktor krusial.

“Program ini jangan hanya berhenti di tahap pencanangan. Pemerintah daerah perlu memastikan keberlanjutan, termasuk dukungan irigasi, sarana produksi, dan akses distribusi hasil panen,” ujar seorang pemerhati pertanian lokal.

Program bawang putih Humbahas adalah amanat negara sekaligus kesempatan emas bagi daerah. Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kepercayaan pusat dan kepemimpinan bupati, tetapi juga oleh sinergi petani, kesiapan infrastruktur, dan konsistensi pengawasan.

Jika dikelola dengan serius, Humbahas bukan hanya menanam bawang putih, tetapi ikut menanam masa depan ketahanan pangan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *