Balige, Sabtu 25 April 2026.
Ribaknews.id
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) Kepala Rutan dalam sebuah prosesi resmi yang berlangsung tertib dan khidmat. Kegiatan ini menjadi bagian dari mekanisme organisasi dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus mendorong peningkatan kinerja di lingkungan pemasyarakatan.
Serah terima jabatan tersebut menandai berakhirnya masa tugas Bapak David Petrus Nicolas sebagai Kepala Rutan Balige dan dilanjutkan oleh pejabat baru, Bapak Valen Sonar Rumbiak. Prosesi ini turut disaksikan oleh perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Bapak Rendra Wardhana selaku Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan Internal, dan Kepatuhan Internal.
Dalam sambutannya, perwakilan Kantor Wilayah menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian penting dalam sistem pembinaan aparatur sipil negara, khususnya di lingkungan pemasyarakatan yang memiliki tantangan kompleks. Pergantian kepemimpinan diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mampu memperkuat kualitas layanan, keamanan, serta pembinaan terhadap warga binaan.
Selama masa kepemimpinan sebelumnya, Rutan Balige telah menjalankan berbagai program pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan kedisiplinan warga binaan. Meski demikian, dinamika yang dihadapi lembaga pemasyarakatan, seperti keterbatasan kapasitas dan tuntutan peningkatan pelayanan publik, tetap menjadi perhatian berkelanjutan yang membutuhkan inovasi dan penguatan manajemen.
Pejabat lama, David Petrus Nicolas, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas kerja sama dan dukungan selama masa jabatannya. Ia menekankan pentingnya sinergi antarpetugas dalam menjaga stabilitas dan menjalankan fungsi pembinaan secara optimal.
Sementara itu, Kepala Rutan yang baru, Valen Sonar Rumbiak, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program yang telah berjalan serta melakukan penguatan pada aspek pengamanan dan pembinaan. Ia juga menegaskan pentingnya peningkatan integritas dan profesionalisme petugas sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
“Kepercayaan ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami akan berupaya menjaga kesinambungan program serta melakukan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan,” ujarnya.
Selain serah terima jabatan Kepala Rutan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pergantian Ketua Dharma Wanita Persatuan Rutan Balige dari Ny. Melati Nicolas kepada Ny. Helen Valen. Pergantian ini diharapkan dapat memperkuat peran organisasi dalam mendukung kegiatan sosial, pembinaan keluarga, serta pemberdayaan di lingkungan pemasyarakatan.
Dharma Wanita Persatuan memiliki peran strategis dalam mendukung tugas-tugas institusi, khususnya melalui kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan keluarga pegawai dan kontribusi sosial. Dengan kepemimpinan baru, diharapkan organisasi ini mampu menghadirkan program yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
Kegiatan sertijab ditutup dengan pemberian ucapan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya, serta harapan kepada pejabat baru agar mampu menjalankan amanah dengan baik. Momentum ini sekaligus menjadi refleksi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat integritas, dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Pergantian kepemimpinan di Rutan Balige diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas organisasi, tetapi juga menjadi titik awal penguatan sistem pemasyarakatan yang lebih responsif, profesional, dan berorientasi pada pembinaan yang berkelanjutan.
Diterbitkan Media Ribak News ID
Penutup/Redaktur













