MEDAN, Senin 27 Juli 2026.
Ribaknews.id
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara memanfaatkan momentum Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 untuk mempromosikan potensi wisata Pulau Sibandang melalui Panggung Budaya bertajuk “Beta Tu Pulo Sibandang” yang digelar di Panggung Keong PRSU, Medan, Minggu (26/7/2026).
Informasi mengenai kegiatan tersebut disampaikan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tapanuli Utara kepada media pada Senin (27/7/2026).
Panggung budaya berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat, tokoh adat, mahasiswa, perantau Batak, jajaran pemerintah daerah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memperkenalkan kekayaan budaya sekaligus potensi wisata Pulau Sibandang sebagai destinasi unggulan di kawasan Danau Toba.
Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., mengatakan Pulau Sibandang memiliki kekayaan alam, sejarah, dan budaya yang menjadi modal penting dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Menurutnya, daya tarik Pulau Sibandang tidak hanya terletak pada panorama Danau Toba, tetapi juga keberadaan rumah adat Batak, situs-situs cagar budaya, serta pohon mangga yang diperkirakan telah berusia lebih dari 150 tahun dan masih berbuah hingga kini.
«”Yang ingin kita tampilkan bukan hanya hasil akhirnya, tetapi juga proses sejarah dan nilai-nilai budaya yang membentuk identitas Pulau Sibandang,” ujar Bupati.»
Ia menjelaskan, Pemkab Taput terus mengembangkan sektor pariwisata melalui konsep sport tourism, di antaranya penyelenggaraan lomba maraton, jalur bersepeda, hingga olahraga renang perairan terbuka (open water swimming) di sekitar Pulau Sibandang.
Konsep tersebut dipadukan dengan pemberdayaan masyarakat dan semangat gotong royong sehingga pengembangan pariwisata diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian budaya dan lingkungan.
Tokoh masyarakat Sumatera Utara sekaligus mantan Bupati Tapanuli Utara, Dr. R.E. Nainggolan, M.M., mengapresiasi penyelenggaraan Panggung Budaya “Beta Tu Pulo Sibandang”. Menurutnya, kegiatan tersebut berhasil menampilkan kekayaan budaya Batak secara utuh dengan kualitas pertunjukan yang membanggakan.
Ia juga menilai penampilan para pelaku seni mencerminkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah serta menjadi modal penting dalam melestarikan warisan budaya di tengah perkembangan zaman.
«”Saya berharap Pulau Sibandang semakin dikenal luas sebagai destinasi wisata unggulan Sumatera Utara dan mendapat dukungan seluruh masyarakat, khususnya para perantau,” katanya.»
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Utara, Kapolres Tapanuli Utara, unsur Kodim, Kejaksaan Negeri Tarutung, Ketua TP-PKK beserta jajaran, pimpinan Bank Sumut, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan tortor, atraksi Hoda-hoda, pertunjukan sanggar seni dan pelajar, serta hiburan musik yang dibawakan Style Voice dan DKD Tapanuli Utara.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara kembali menegaskan komitmennya menjadikan kebudayaan sebagai fondasi pembangunan sekaligus memperkuat sektor pariwisata sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah juga mengajak masyarakat, para perantau, dan investor untuk bersama-sama mendukung pengembangan Pulau Sibandang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di kawasan Danau Toba.
Penulis : Jonaer Silaban. S, Pd













