Pemkab Taput Masuki Era Transformasi Digital dan Efisiensi Birokrasi

Berita, DAERAH224 Dilihat

TARUTUNG — Senin 3 November 1025 Ribaknews.id

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) memasuki fase baru pemerintahan yang berorientasi pada transformasi digital, efisiensi birokrasi, dan peningkatan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal itu disampaikan Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, saat memimpin apel gabungan di halaman Kantor Bupati Taput, Tarutung, Senin (3/11/2025).

Apel tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si, para staf ahli bupati, asisten, pimpinan OPD, pejabat eselon III, serta seluruh jajaran staf Kantor Bupati. Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Pemkab Taput kini fokus memperkuat sistem kinerja dan tata kelola pemerintahan yang modern.

“Bapak Bupati menyampaikan bahwa kita akan selalu melakukan evaluasi dan monitoring presensi termasuk pelaporan kinerja setiap minggunya,” ujar Deni.

Ia menegaskan pentingnya evaluasi presensi ASN yang telah berjalan selama empat bulan terakhir dan penerapan laporan e-kinerja mingguan untuk meningkatkan produktivitas dan tanggung jawab aparatur.
Selain itu, Wakil Bupati juga mendorong implementasi Aplikasi Srikandi sebagai sistem arsip digital pemerintah, agar seluruh proses administrasi, penandatanganan dokumen, dan pelaporan kepada pimpinan dilakukan secara elektronik.

“Digitalisasi ini penting agar kerja kita lebih cepat, efisien, dan terdokumentasi dengan baik,” tambahnya.

Dalam arahannya, Wabup Deni juga menyoroti pentingnya perencanaan anggaran yang tepat sasaran. Ia meminta agar seluruh OPD memiliki dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) yang terperinci dan berbasis kebutuhan prioritas masyarakat.

> “Dalam pengajuan proposal selama ini masih banyak yang korelasinya tidak deskriptif ke pokok proposal. Ini perlu kita perbaiki agar anggaran benar-benar terarah dan terukur,” tegasnya.

Selain itu, Wakil Bupati juga menginstruksikan Sekretaris Daerah untuk menindaklanjuti evaluasi kinerja Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan rencana penggabungan OPD demi efisiensi dan efektivitas pemerintahan.
Ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk melakukan penghematan energi dan air, termasuk evaluasi penggunaan lampu penerangan jalan umum agar lebih efisien.

> “Terkhusus Dinas Perumahan dan Permukiman, agar melakukan evaluasi terhadap penggunaan lampu penerangan jalan umum supaya efisien dan efektif,” ujarnya.

Menutup arahannya, Wakil Bupati menekankan filosofi pelayanan publik berbasis tiga nilai utama: Available (hadir), Reliable (dapat diandalkan), dan Sustainable (berkelanjutan).

> “Pastikan kita hadir untuk memberikan pelayanan yang berkualitas. ASN harus tersedia, bisa diandalkan, dan konsisten dalam melayani masyarakat,” tandasnya.

Transformasi birokrasi yang digaungkan oleh Wakil Bupati Deni Lumbantoruan ini mencerminkan arah baru pemerintahan di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Jonius Taripar Hutabarat dan Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan.
Jika era pemerintahan sebelumnya menitikberatkan pada pembangunan fisik, maka kini fokusnya bergeser pada penataan sistem, digitalisasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Langkah ini menjadi indikator bahwa Pemkab Taput tengah bertransformasi dari birokrasi konvensional menuju pemerintahan modern yang berbasis data, transparansi, dan kinerja terukur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *