Tapanuli Utara, Sabtu 16 Mei 2026.
Ribaknews.id
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mengikuti kegiatan Zoom Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia sebagai bagian dari agenda nasional penguatan ketahanan pangan dan percepatan swasembada pangan nasional.
Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Henry M.M. Sitompul hadir bersama Kapolres dan jajaran dinas terkait sebagai bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terhadap program strategis nasional di sektor pertanian.
Panen raya jagung serentak ini menjadi simbol penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat petani dalam menjaga stabilitas pangan nasional di tengah berbagai tantangan global dan perubahan iklim yang memengaruhi sektor pertanian.
Kegiatan nasional tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia dan diikuti secara virtual oleh berbagai daerah di Indonesia. Selain panen raya jagung, agenda tersebut juga menjadi bagian dari penguatan program ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produktivitas pertanian dan penguatan infrastruktur pangan di daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Henry M.M. Sitompul, menyampaikan bahwa partisipasi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen daerah dalam mendukung program “Asta Cita”, khususnya poin kedua terkait mewujudkan kemandirian bangsa melalui penguatan sektor pangan dan pertanian.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus menjadi fondasi utama dalam mendukung ketahanan nasional.
“Ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas penting yang harus terus diperkuat. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mendukung penuh program swasembada pangan nasional melalui peningkatan produktivitas pertanian dan penguatan kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.
Momentum panen raya jagung serentak ini juga dinilai penting bagi Kabupaten Tapanuli Utara dalam upaya memulihkan produktivitas pertanian yang sempat mengalami penurunan akibat dampak cuaca ekstrem pada tahun sebelumnya.
Berdasarkan evaluasi sektor pertanian daerah, produktivitas pertanian di Kabupaten Tapanuli Utara mengalami penurunan sekitar 10 persen selama tahun 2025 akibat perubahan cuaca yang memengaruhi pola tanam dan hasil panen petani.
Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong berbagai langkah strategis untuk memperkuat sektor pertanian, mulai dari peningkatan pendampingan kepada petani, optimalisasi lahan pertanian, hingga penguatan sinergi bersama pemerintah pusat dan aparat terkait.
Melalui kegiatan panen raya jagung serentak ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap semangat swasembada pangan semakin kuat dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta menjaga stabilitas pangan daerah.
Selain itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat mempercepat terwujudnya kemandirian pangan nasional sebagai salah satu pilar utama pembangunan bangsa.
Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur














