Pemkab Taput Bentuk Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Tapanuli Utara menjadi kabupaten pertama di Sumatera Utara yang menetapkan SK Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

MEDAN, Selasa 19 Mei 2026.

Ribaknews.id

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman melalui pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.

Kabupaten Tapanuli Utara menjadi satu-satunya kabupaten di Sumatera Utara yang telah menetapkan Surat Keputusan (SK) Bupati terkait pembentukan Pokja tersebut.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Advokasi dan Fasilitasi Pembentukan Pokja Tim Budaya Sekolah Aman dan Nyaman yang berlangsung di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Utara, Jalan Bunga Raya Nomor 96 Asam Kumbang, Medan Selayang, Kota Medan, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kepala Pusat Pengembangan Karakter Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kepala BPMP Sumatera Utara, Sekretaris Daerah Provinsi dan kabupaten/kota se-Sumatera Utara, Kepala Bappelitbangda, serta Kepala Dinas Pendidikan dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

Paparan Kadis Pendidikan Taput Jadi Sorotan

Dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara Freddy Advent Panjaitan, S. Sos, MM memaparkan materi berjudul “Praktik Baik Pembentukan Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman”.

Paparan tersebut menjadi salah satu materi utama bersama pemaparan dari Kepala Pusat Pengembangan Karakter Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Forum tersebut menyepakati beberapa poin penting, salah satunya menetapkan SK Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman milik Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara sebagai contoh baku bagi pemerintah kabupaten/kota lain di Sumatera Utara.

Selain itu, seluruh pemerintah daerah di Sumatera Utara juga diwajibkan membentuk SK Pokja paling lambat pada 9 Juli 2026.

Kementerian Akan Kunjungi Tapanuli Utara

Dalam forum itu juga disampaikan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama BPMP Sumatera Utara berencana melakukan kunjungan ke Kabupaten Tapanuli Utara dalam waktu dekat.

Kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung implementasi atau pelaksanaan nyata dari program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di lingkungan sekolah.

Program tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman, nyaman, inklusif, serta mendukung pembentukan karakter peserta didik.

Selain itu, forum juga menekankan pentingnya dukungan perencanaan dan penganggaran melalui keterlibatan Bappelitbangda agar program dapat berjalan secara berkelanjutan di seluruh daerah.

Dorong Lingkungan Pendidikan yang Inklusif

Langkah Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam menyusun regulasi lebih awal dinilai menjadi bentuk komitmen daerah dalam mendukung penguatan karakter dan keamanan lingkungan sekolah.

Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi sekaligus contoh bagi daerah lain dalam membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

Melalui pembentukan Pokja tersebut, pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, ramah anak, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan maupun diskriminasi di sekolah.

Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *