Pemkab Humbahas Tegaskan Isu Terminal Doloksanggul “Mangkrak” Tak Benar: Sudah Berfungsi Sejak 2019

Keterbatasan anggaran diakui jadi kendala utama, Pemkab berkomitmen lanjutkan pembangunan dan revitalisasi terminal secara bertahap.

Berita, DAERAH401 Dilihat

Doloksanggul, Kamis 23 Oktober 2025 Ribaknewsid

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Pemkab Humbahas) meluruskan isu yang menyebut Terminal Doloksanggul “mangkrak” dan tidak difungsikan selama lebih dari lima tahun. Klarifikasi resmi ini disampaikan untuk merespons pemberitaan publik serta kritik sejumlah pihak, termasuk LSM Dewan Aksi Masyarakat Indonesia (DAMI).

Melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jaulim Manullang, Pemkab Humbahas menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar alias hoaks. “Terminal Doloksanggul sudah digunakan secara terbatas sejak 2019. Hanya saja, belum dilakukan peresmian resmi karena proses pembangunan masih berlanjut,” tegasnya.

Sudah Difungsikan Sejak 2019

Jaulim menjelaskan, sejak rampung dibangun sebagian pada tahun 2019, terminal tersebut sudah menampung aktivitas masyarakat, terutama pada hari pekan (hari pasar).
Fasilitas dasar seperti loket angkutan perdesaan, area parkir, serta balairong bongkar muat telah tersedia dan dimanfaatkan masyarakat.
“Jadi, tidak benar jika dikatakan terminal tidak berfungsi. Ia berfungsi seadanya sesuai kondisi lapangan,” ujar Jaulim yang juga mantan Kadis Perhubungan Humbahas.

Keterbatasan Anggaran dan Upaya Lanjutan

Pemkab Humbahas mengakui keterbatasan anggaran daerah menjadi faktor utama belum selesainya pembangunan terminal. Meski demikian, pemerintah memastikan komitmen untuk melanjutkan penyempurnaan infrastruktur tersebut secara bertahap.
“Prioritas kita bukan hanya terminal, tapi juga peningkatan akses jalan ke desa-desa. Namun, terminal tetap masuk dalam rencana pembangunan bertahap,” jelas Jaulim.

Pemkab Humbahas, melalui Sekretaris Daerah dan Plt. Kadis Perhubungan Ramli Nababan, telah mengajukan proposal lanjutan ke Kementerian Perhubungan agar memperoleh dukungan dana pusat untuk tahap penyempurnaan.

Masih Aktif Sebagai Terminal Tipe C

Menanggapi tudingan “mangkrak”, Jaulim menegaskan Terminal Doloksanggul tetap beroperasi sesuai fungsi sebagai terminal tipe C, yang melayani trayek angkutan kota dan perdesaan.
“Kalau tidak ada trayek antarkota atau AKAP, bukan berarti tidak aktif. Regulasi terminal tipe C memang hanya untuk angkutan dalam kabupaten,” ujarnya.

Ia menambahkan, usulan peningkatan status terminal ke tipe B pernah diajukan, namun belum disetujui karena belum memenuhi kriteria trayek. “Sudah pernah diusulkan ke Kemenhub dan Pemprov Sumut, tapi belum disetujui karena pertimbangan kewenangan wilayah,” jelasnya.

Klarifikasi Dinas Perhubungan

Dalam surat resmi tertanggal 23 Oktober 2025, Plt. Kadis Perhubungan Ramli Nababan mempertegas beberapa hal penting:

Terminal sudah digunakan terbatas sejak 2019;

Penertiban dan sosialisasi untuk loket angkutan umum masih berjalan;

Keterbatasan anggaran menjadi penyebab utama pembangunan belum rampung;

Pemkab telah mengusulkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

Komitmen Pemerintahan Baru

Pemerintahan di bawah Bupati Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH., MH. menegaskan tekad menuntaskan berbagai proyek tertunda, termasuk Terminal Doloksanggul.
Rencana revitalisasi terminal meliputi:

Pengaspalan dan perbaikan drainase;

Pembangunan loket dan balairong bongkar muat;

Penetapan regulasi retribusi terminal;

Penataan trayek angkutan umum.

Pemerintah juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aset publik agar pemanfaatannya maksimal dan transparan.

Transparansi dan Ajakan Kolaborasi

Pemkab Humbahas menegaskan semua proses pembangunan dan pengelolaan aset publik dilakukan secara transparan dan akuntabel, mengacu pada UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
“Kami menghargai kritik masyarakat dan LSM selama disampaikan secara berimbang. Kritik yang membangun jadi bahan evaluasi bagi pemerintah,” pungkas Jaulim.

Pemkab Humbahas pun mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung revitalisasi Terminal Doloksanggul, serta menjaga ketertiban dan kebersihan kawasan agar terminal ini segera berfungsi optimal sebagai pusat aktivitas transportasi rakyat Humbang Hasundutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *