Humbang Hasundutan, Selasa 05 Mei 2026.
Ribaknews.id
Pelantikan pejabat administrator dan pengawas kembali digelar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan sebagai bagian dari langkah strategis memperkuat tata kelola pemerintahan. Kegiatan yang berlangsung di Kantor BKPSDM Humbang Hasundutan, Selasa (5/5/2026), dipimpin oleh Sekretaris Daerah Chiristison R. Marbun yang hadir mewakili Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda, Bupati menegaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan bagian dari mekanisme pembinaan aparatur sipil negara (ASN) untuk meningkatkan efektivitas organisasi. Rotasi jabatan, menurutnya, merupakan instrumen penting dalam menjaga dinamika pemerintahan agar tetap adaptif terhadap perubahan dan tantangan pembangunan daerah.
Penempatan pejabat, lanjutnya, telah melalui proses evaluasi yang komprehensif dengan mempertimbangkan aspek kompetensi, integritas, loyalitas, serta kapabilitas masing-masing individu. Hal ini menjadi penegasan bahwa setiap jabatan yang diemban bukanlah hak, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara profesional dan moral.
Dalam konteks pemerintahan daerah, pejabat administrator dan pengawas memiliki posisi krusial sebagai penghubung antara kebijakan strategis dan implementasi di lapangan. Mereka berperan memastikan program-program pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Bupati melalui sambutannya menyoroti empat pilar utama yang harus menjadi pedoman bagi pejabat yang dilantik. Pertama, menjaga integritas dan moralitas dalam setiap tindakan dan keputusan. Kedua, meningkatkan kualitas pelayanan publik sebagai wajah utama pemerintah di tengah masyarakat. Ketiga, memahami serta mendukung visi dan misi pembangunan Kabupaten Humbang Hasundutan. Keempat, membangun sinergi dan kerja sama tim yang solid dalam lingkungan kerja.
Penekanan terhadap integritas menjadi sorotan utama, mengingat meningkatnya tuntutan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas birokrasi. Dalam situasi tersebut, ASN dituntut tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan yang responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan bahwa tantangan pemerintahan ke depan akan semakin kompleks, mulai dari tuntutan digitalisasi layanan, efisiensi anggaran, hingga percepatan pembangunan berbasis kebutuhan lokal. Oleh karena itu, setiap pejabat diharapkan mampu menunjukkan kinerja yang adaptif, inovatif, dan terukur.
Evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan sekaligus pembinaan. Jabatan yang diemban, ditegaskan, bersifat dinamis dan dapat dievaluasi sewaktu-waktu apabila tidak memenuhi ekspektasi kinerja yang telah ditetapkan.
Adapun sejumlah pejabat yang dilantik dalam kesempatan tersebut antara lain Hemat Aleksi Sitanggang sebagai Camat Pakkat, Rumata Panjaitan sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah, serta Rudi R.H. Hutasoit sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Selain itu, Roy Diafari Siburian dilantik sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Royani Sitorus sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Satuan Polisi Pamong Praja, serta Roy Gunawan Aritonang sebagai Kepala Seksi Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
Nama lain yang turut dilantik yakni Dasmer Marojahan Fransisko Purba sebagai Kepala Seksi Operasi Satpol PP, Syamsiah Adelim sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kecamatan Pakkat, Jhondriek Halomoan Simanjuntak sebagai Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Pakkat, serta Endang Juniati Pasaribu sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD Puskesmas Pakkat.
Kegiatan pelantikan ini juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Staf Ahli Bupati Eliapzan Sihotang, Plt. Inspektur De Zon Situmeang, Kepala BKPSDM Benyamin Nababan, Kepala BPKPD Resva Panjaitan, Kepala Dinas Kesehatan P2KB Alexander Gultom, Kasatpol PP Andi Sihombing, serta Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Anggiat Simanullang.
Menutup sambutan, Bupati mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk menjadikan jabatan sebagai ruang pengabdian, bukan sekadar posisi struktural. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pemerintahan tidak hanya diukur dari program yang dijalankan, tetapi dari sejauh mana dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur












