Selasa 31 Maret 2026, Siborongborong. Ribaknews.id
Puskesmas Siborongborong terus memperkuat upaya edukasi kesehatan mental di kalangan pelajar melalui program First Aider Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP). Kegiatan terbaru dilaksanakan pada Selasa, 31 Maret 2026 di SMK Swasta Nusantara Siborongborong, sebagai bagian dari rutinitas layanan promotif dan preventif di sektor pendidikan.
Kepala Puskesmas Siborongborong, dr. Lamtiur T. Sihombing, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda berkelanjutan yang dirancang untuk membangun ketahanan mental generasi muda sejak dini. “Program ini rutin kami lakukan untuk membekali siswa dalam mengenali serta menangani luka psikologis, baik pada diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” jelasnya.
Pelaksanaan sosialisasi di SMK Swasta Nusantara Siborongborong menjadi titik penguatan dari kegiatan sebelumnya yang digelar pada Senin, 30 Maret 2026 di SMP Negeri 1 Siborongborong. Rangkaian kegiatan ini menunjukkan konsistensi Puskesmas dalam memperluas jangkauan edukasi kesehatan mental di berbagai jenjang pendidikan.
Dalam kegiatan tersebut, siswa-siswi mengikuti sosialisasi dengan penuh perhatian. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman dasar tentang luka psikologis, faktor pemicu stres pada remaja, serta teknik pertolongan pertama secara psikologis. Tidak hanya bersifat satu arah, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif antara siswa dan tim P3LP.
Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya siswa dalam menyampaikan pertanyaan serta berbagi pengalaman terkait tekanan emosional yang mereka hadapi. Hal ini menunjukkan bahwa ruang edukasi seperti ini sangat dibutuhkan sebagai sarana ekspresi sekaligus pembelajaran.
Tim P3LP menekankan bahwa luka psikologis sering kali tidak tampak secara fisik, namun berdampak besar terhadap perilaku, relasi sosial, dan prestasi akademik. Oleh karena itu, kemampuan dasar seperti empati, komunikasi efektif, dan kepekaan sosial menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki pelajar.
Sebagai penguatan nilai, tim juga menyampaikan pesan motivasi kepada siswa: “Bebanmu akan berat. Jiwamu harus kuat. Tetapi aku percaya, langkahmu akan jaya. Kuatkan pribadimu.” Pesan ini diharapkan mampu membangun kesadaran internal siswa untuk tetap tangguh dalam menghadapi tantangan hidup.
Secara strategis, program P3LP mencerminkan pendekatan layanan kesehatan yang semakin komprehensif, tidak hanya berfokus pada aspek fisik tetapi juga mental dan emosional. Integrasi program ini ke dalam lingkungan sekolah dinilai efektif dalam menjangkau remaja sebagai kelompok rentan.
Dengan kesinambungan kegiatan dari SMP Negeri 1 Siborongborong hingga SMK Swasta Nusantara Siborongborong, Puskesmas Siborongborong menunjukkan komitmen nyata dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat secara psikologis. Langkah ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang lebih resilien, adaptif, dan siap menghadapi dinamika kehidupan modern.
Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur









