Lapas Siborongborong Edukasi Warga Binaan Waspadai Hantavirus

Penyuluhan kesehatan digelar untuk meningkatkan kesadaran hidup bersih dan mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan.

Berita, Rutan/Lapas193 Dilihat

Siborongborong | Selasa 09 Juni 2026.

Ribaknews.id

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Siborongborong menggelar penyuluhan kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan materi tentang penyakit hantavirus, Selasa (9/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di lapangan Lapas tersebut diikuti seluruh warga binaan dengan antusias sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Lapas Kelas IIB Siborongborong, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh tenaga kesehatan dari Subseksi Perawatan, sesi tanya jawab, serta praktik mencuci tangan yang benar.

Dalam penyuluhan tersebut, petugas kesehatan menjelaskan bahwa hantavirus merupakan penyakit yang dapat menular kepada manusia melalui kontak dengan urin, kotoran, atau air liur hewan pengerat yang terinfeksi, terutama tikus. Karena itu, kebersihan lingkungan menjadi faktor penting dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut.

Warga binaan diberikan pemahaman mengenai gejala yang perlu diwaspadai, antara lain demam, sakit kepala, nyeri otot, mual, hingga gangguan pernapasan. Mereka juga diimbau untuk segera melaporkan kepada petugas kesehatan apabila mengalami keluhan yang mengarah pada gejala tersebut.

Selain itu, petugas mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan kamar hunian dan lingkungan sekitar, tidak membuang sampah sembarangan, serta menghindari kontak langsung dengan hewan pengerat maupun area yang berpotensi terkontaminasi.

Melalui sesi tanya jawab, warga binaan diberi kesempatan untuk menyampaikan berbagai pertanyaan terkait risiko penularan hantavirus di dalam lapas serta langkah penanganan awal apabila muncul gejala yang mencurigakan. Petugas menekankan bahwa keberhasilan pencegahan penyakit sangat bergantung pada kesadaran dan kerja sama seluruh penghuni lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Siborongborong menyampaikan bahwa penyuluhan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan derajat kesehatan warga binaan sekaligus mencegah munculnya penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan.

Menurutnya, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat menjadi salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan hunian yang aman dan nyaman bagi seluruh warga binaan.

Dengan adanya edukasi kesehatan secara rutin, Lapas Kelas IIB Siborongborong berharap seluruh warga binaan semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan serta mampu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga lingkungan pemasyarakatan tetap terjaga, sehat, dan terbebas dari ancaman penyakit menular.

Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *