Tarutung — Ribaknews.id
Kunjungan kerja Anggota DPR RI Ir. Lamhot Sinaga bersama istri Ny. Lamhot Sinaga br. Sibarani ke Galeri Dekranasda Tapanuli Utara, Sopo Partungkoan Tarutung, Minggu (9/11/2025), menjadi momentum baru bagi kebangkitan ekonomi kreatif di daerah berhawa sejuk ini.
Kedatangan Lamhot disambut langsung oleh Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si. bersama Ketua Dekranasda Taput Ny. Angelina JTP Hutabarat.
Turut hadir Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf Vinsensius Jemadu, Sekda Taput Drs. Hendry M.M Sitompul, M.Si., Anggota DPRD Oki Ohara Sibarani, pimpinan OPD, pengurus Dekranasda, dan para pelaku UMKM binaan kabupaten.
Dorong Transformasi Digital UMKM
Dalam kesempatan itu, pengurus Dekranasda menyerahkan proposal dukungan pengembangan UMKM kepada Lamhot Sinaga.
Politisi Partai Golkar ini menegaskan pentingnya transformasi digital marketing untuk memperluas pasar produk lokal tanpa menambah beban biaya pelaku usaha.
> “Digital marketing dapat ditingkatkan untuk hasil yang maksimal. Sistemnya bisa diberdayakan tanpa biaya tambahan, dengan sistem bagi hasil sekitar 20 persen dari margin harga,” kata Lamhot.
Ia menilai Dekranasda Taput telah tumbuh pesat di bawah kepemimpinan Ny. Angelina Hutabarat, namun perlu pendekatan modern berbasis teknologi agar produk unggulan lokal bisa menembus pasar nasional hingga internasional.
Kemenparekraf Siap Dukung Taput
Lebih lanjut, Lamhot menekankan perlunya sinergi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk memperkuat pengembangan ekonomi kreatif di Taput.
Ia mengajak Deputi Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu, yang hadir langsung di lokasi, untuk melihat potensi luar biasa Taput di sektor pariwisata dan UMKM.
> “Kita harapkan peran aktif Kemenparekraf dalam mendukung pengembangan UMKM dan wisata Taput. Potensinya besar, tinggal bagaimana kita mengelola dan mempromosikannya secara kreatif,” ujarnya.
Kehadiran pejabat Kemenparekraf menjadi sinyal bahwa pemerintah pusat mulai melirik Taput sebagai salah satu daerah prioritas pengembangan ekonomi kreatif di kawasan Danau Toba.
Fokus pada Wisata Rohani dan Pertanian Kakao
Selain membahas UMKM, Lamhot juga menyoroti dua sektor andalan Taput — wisata rohani dan pertanian.
Ia menilai Kawasan Salib Kasih memiliki nilai sejarah yang kuat bagi umat Kristiani dan harus dikembangkan lebih serius dengan dukungan infrastruktur dan promosi terpadu.
> “Kita akan dorong dukungan dana dari pusat. Selain itu, pertanian Taput dengan komoditi kakao memiliki peluang luar biasa untuk dikembangkan,” katanya.
Menurutnya, kombinasi antara wisata rohani dan produk unggulan pertanian dapat menjadi poros ekonomi baru bagi masyarakat Taput.
Komitmen Nyata: CSR Rp500 Juta dan Taput 10K
Sebagai bentuk dukungan konkret, Lamhot mengumumkan akan menyalurkan CSR senilai Rp500 juta pada tahun 2026 untuk membantu pengembangan Dekranasda Taput.
Dana tersebut akan difokuskan pada pelatihan digital marketing, promosi produk unggulan, dan peningkatan fasilitas galeri UMKM.
Selain itu, ia juga berjanji mendukung pelaksanaan Taput 10K di Kecamatan Muara, sebuah event olahraga dan wisata yang dinilai mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
> “Saya merasa berutang kepada masyarakat Tapanuli Utara, dan saya akan melunasinya dengan program nyata,” ucapnya disambut tepuk tangan peserta.
Bupati JTP: Sinergi yang Patut Dicontoh
Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Hutabarat dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas komitmen Lamhot Sinaga dalam mendorong UMKM dan potensi lokal Taput.
> “Kami melihat keseriusan dan bukti konkret dari langkah Pak Lamhot Sinaga. Dukungan ini menjadi motivasi besar bagi pelaku UMKM kami,” ujar Bupati.
Menurut Bupati, kolaborasi antara DPR RI, Pemkab, dan Kemenparekraf merupakan bukti nyata sinergi pusat dan daerah dalam memperkuat ekonomi rakyat berbasis potensi lokal.
Penutup dengan Nuansa Budaya
Acara ditutup dengan penampilan hangat dari Maria Calista Pasaribu, yang membawakan lagu-lagu Batak bernuansa etnik modern.
Kehadirannya mempertegas semangat Taput sebagai daerah yang membangun tanpa meninggalkan akar budaya.
Redaksional
Kunjungan Lamhot Sinaga bukan hanya meneguhkan sinergi politik antara pusat dan daerah, tetapi juga menjadi loncatan penting bagi kebangkitan ekonomi kreatif Taput.
Dengan dukungan CSR, transformasi digital, dan promosi wisata berkelanjutan, Tapanuli Utara berpeluang besar menjadi ikon baru ekonomi kreatif Danau Toba di tahun-tahun mendatang.
Terbit: 10/11/2025
📰 (Redaksi: ribaknews.id — Aktual, Kritis, dan Terpercaya)







