Siborongborong, Rabu 10 Desember 2025 Ribaknews.id
Latar Belakang Survei
Lapas Kelas IIB Siborongborong menyelenggarakan dua survei penting pada bulan Desember 2025: Survei Persepsi Kualitas Pelayanan (SPKP) dan Survei Persepsi Anti Korupsi. Tujuan utama survei ini adalah menilai kepuasan masyarakat terhadap layanan Lapas serta persepsi mereka terkait integritas dan transparansi pegawai. Partisipasi masyarakat menjadi indikator penting validitas data dan kualitas evaluasi internal Lapas.
Partisipasi Masyarakat
Tingkat partisipasi masyarakat dalam survei cukup tinggi, mencerminkan kepercayaan warga terhadap Lapas. Banyak responden bersedia memberikan penilaian terkait proses administrasi, kunjungan, serta integritas pegawai. Partisipasi tinggi menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik dan praktik anti-korupsi di Lapas. Data yang diperoleh menjadi representatif untuk pengambilan keputusan strategis.
Hasil Survei Persepsi Kualitas Pelayanan (SPKP)
Kepuasan Layanan Administratif: Responden menilai proses administrasi, seperti pengurusan izin kunjungan dan dokumen, cukup efisien. Beberapa responden menyoroti perlunya percepatan prosedur dan sosialisasi yang lebih luas.
Layanan Kunjungan: Tata cara kunjungan tertib dan ramah, dengan petugas pendamping yang informatif. Perlu perbaikan pada fleksibilitas jadwal kunjungan dan potensi penggunaan sistem reservasi online.
Keamanan dan Pengawasan: Lingkungan Lapas aman dengan pengawasan yang ketat, menciptakan kondisi kondusif bagi narapidana dan pengunjung.
Layanan Komunikasi dan Informasi: Pegawai responsif dalam memberikan informasi. Peningkatan dapat dilakukan melalui media digital agar warga lebih mudah mengakses informasi terkait prosedur dan pelayanan.
Hasil Survei Persepsi Anti Korupsi
Responden menilai pegawai Lapas bersikap jujur dan adil. Prosedur pelayanan dianggap transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Survei menunjukkan Lapas mematuhi regulasi pemerintah serta mekanisme pengawasan internal, membangun persepsi positif terkait integritas pegawai.
Implikasi dan Rekomendasi
Berdasarkan hasil survei, beberapa rekomendasi strategis:
1. Perbaikan Prosedur Administratif: Mempercepat dan mendigitalisasi proses pengurusan dokumen.
2. Peningkatan Layanan Kunjungan: Sistem reservasi online dan perluasan jam kunjungan.
3. Penguatan Integritas Pegawai: Pelatihan etika, anti-korupsi, dan pelayanan publik.
4. Pemanfaatan Hasil Survei: Dashboard evaluasi rutin untuk pengambilan keputusan dan transparansi publik.
Kesimpulan
Survei SPKP dan Survei Persepsi Anti Korupsi Desember 2025 menunjukkan Lapas Kelas IIB Siborongborong berhasil membangun kepercayaan masyarakat melalui layanan yang efisien, ramah, dan transparan. Partisipasi tinggi masyarakat menjadi bukti validitas data dan hubungan baik antara Lapas dan warga. Digitalisasi layanan, fleksibilitas kunjungan, dan penguatan budaya anti-korupsi menjadi langkah strategis untuk peningkatan kualitas pelayanan berkelanjutan.
Jonaer Silaban







