Humbang Hasundutan — Kamis 11 Desember 2025 Ribaknews.id
Kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Kejaksaan Negeri Humbang Hasundutan melalui aksi kemanusiaan untuk korban bencana alam yang melanda wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kabupaten Tapanuli Utara. Dukungan tersebut hadir dalam bentuk penyaluran tali asih yang melibatkan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Humbang Hasundutan serta Keluarga Besar Angkatan 611 Nusantara Kejaksaan Republik Indonesia.
Langkah cepat ini menjadi bagian dari perhatian Kejaksaan untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami krisis, sekaligus mempertegas bahwa fungsi Kejaksaan tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga menyentuh sisi humanis yang melekat pada institusi Adhyaksa.
Bantuan Disalurkan ke Lima Titik Lokasi Bencana
Penyaluran bantuan dilaksanakan di lima titik posko, masing-masing di:
Desa Pulogodang
Desa Manalu
Posko HKBP Pargodungan Doloksanggul
Posko GKPS Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara
Gereja Katolik Santa Maria Tarutung
Pemilihan lokasi tersebut didasarkan pada tingkat terdampaknya warga serta kebutuhan bantuan logistik yang diperlukan pascabencana.
Kajari Humbang Hasundutan, Donald T. J. Situmorang, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama Ketua IAD dan jajaran pegawai Kejaksaan. Kehadiran mereka mendapat sambutan hangat dari para warga yang tengah berjuang bertahan setelah musibah banjir dan longsor melanda sebagian wilayah Sumatera Utara.
Pesan Kemanusiaan dari Kajari: “Kami Hadir Bukan Hanya Menegakkan Hukum”
Dalam kesempatan tersebut, Kajari Donald T. J. Situmorang menegaskan bahwa institusi Kejaksaan memiliki tanggung jawab moral untuk mendampingi masyarakat dalam berbagai situasi.
> “Kejaksaan hadir bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga untuk berbagi empati. Kami bersama Ibu-Ibu IAD serta keluarga besar Angkatan 611 Nusantara datang membawa semangat kebersamaan. Meski bantuan ini tidak besar, kami berharap bisa meringankan beban saudara-saudara kita dan memberi kekuatan bagi mereka untuk bangkit,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa institusi hukum pun memiliki ruang gerak sosial yang luas, terutama ketika menyangkut kepentingan kemanusiaan.
Soliditas Korps Adhyaksa Ditunjukkan Melalui Aksi Nyata
Partisipasi Angkatan 611 Nusantara Kejaksaan RI menjadi sorotan positif dalam kegiatan ini. Keterlibatan mereka mencerminkan soliditas dan kekompakan Korps Adhyaksa dalam merespons situasi darurat di berbagai daerah.
Sinergi antara pimpinan Kejaksaan, IAD, dan keluarga besar Angkatan 611 menambah kekuatan moral bagi masyarakat terdampak. Kerja sama tersebut menunjukkan bahwa kepedulian kemanusiaan merupakan bagian integral dari identitas institusi Kejaksaan.
Apresiasi dari Tokoh Gereja dan Masyarakat
Di Posko HKBP Pargodungan Doloksanggul, bantuan diterima langsung oleh Praeses HKBP Distrik III Humbang Hasundutan, Pdt. Robinsarhot Lumbangaol, S.Th., MM. Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian Kejaksaan yang bergerak cepat memberikan dukungan kepada warga yang terdampak.
Menurutnya, bantuan tersebut akan disalurkan kepada jemaat HKBP serta denominasi gereja lainnya yang turut mengalami dampak bencana di wilayah Sumatera Utara.
Warga di berbagai posko juga memberikan respons positif. Mereka menilai kehadiran Kejaksaan menjadi penguat moral, terutama dalam masa sulit ketika sebagian masyarakat masih trauma dan berjuang memulihkan kondisi ekonomi setelah bencana.
Kegiatan Ditutup dengan Doa Bersama
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, dipimpin oleh tokoh gereja di lokasi posko. Doa tersebut dipanjatkan agar Humbang Hasundutan dan wilayah sekitarnya dijauhkan dari bencana susulan serta masyarakat diberikan kekuatan dan ketabahan untuk bangkit.
Aksi kemanusiaan ini kembali menegaskan bahwa Kejaksaan Negeri Humbang Hasundutan tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pilar sosial yang siap berada di garis depan ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
Jonaer Silaban
Redaksi: ribaknews.id — Aktual, Kritis, dan Terpercaya











