HUMBAHAS – Rabu 01Juli 2026.
Ribaknews.id
Polres Humbang Hasundutan memberikan penghormatan terakhir kepada empat personelnya yang memasuki masa purna tugas melalui Upacara Wisuda Purna Tugas yang berlangsung khidmat di halaman Mapolres Humbahas, Rabu (1/7/2026).
Prosesi pelepasan dipimpin langsung Kapolres Humbahas, AKBP Adi Nugroho, S.H., S.I.K., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Humbahas, Ny. Dewi Adi Nugroho. Turut hadir Wakapolres Kompol Manson Nainggolan, S.H., M.Si., para pejabat utama, perwira, bintara, aparatur sipil negara (ASN), serta jajaran Bhayangkari Cabang Humbahas.
Upacara tersebut menjadi bentuk penghormatan dan apresiasi institusi Polri kepada personel yang telah menuntaskan masa pengabdiannya dengan dedikasi, loyalitas, dan integritas selama bertahun-tahun menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Empat personel yang resmi memasuki masa pensiun masing-masing AKP Japaider Sihombing, S.H., yang terakhir menjabat sebagai Kasi Propam Polres Humbahas, AKP Samsudin Ambari sebagai Kasat Samapta Polres Humbahas, AKP Jhon Re Pangaribuan sebagai Kapolsek Doloksanggul, serta Iptu Jhon Manalu yang terakhir menjabat sebagai Ka SPKT Polres Humbahas.
Dalam amanatnya, Kapolres Humbahas menyampaikan rasa hormat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para personel yang telah mengabdikan diri selama bertugas di lingkungan Polri. Menurutnya, masa pensiun bukan menjadi akhir dari pengabdian, melainkan awal untuk terus memberikan kontribusi positif di tengah kehidupan bermasyarakat.
Ia juga mengajak para purnawirawan agar tetap menjaga nama baik institusi Polri serta menjadi mitra kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
“Purna tugas bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari babak baru untuk kembali mengabdi di tengah masyarakat,” ujar AKBP Adi Nugroho.
Kapolres menambahkan, pengalaman, dedikasi, serta pemikiran para purnawirawan akan tetap menjadi bagian penting dari keluarga besar Polres Humbang Hasundutan, meskipun mereka tidak lagi mengenakan seragam dinas.
Rangkaian kegiatan berlangsung penuh khidmat. Tradisi pedang pora yang menjadi simbol penghormatan kepada personel yang mengakhiri masa dinas mengiringi langkah para purnawirawan meninggalkan gerbang Mapolres. Suasana haru semakin terasa saat seluruh peserta memberikan salam perpisahan dan lambaian tangan sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian mereka.
Prosesi tersebut menjadi simbol bahwa setiap dedikasi dan pengorbanan personel Polri akan selalu dikenang sebagai bagian dari perjalanan panjang institusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Penulis: Jonaer Silaban. S, Pd













