Empat Bulan Pascabencana, Korban Hidrometeorologi di Tapanuli Utara.

434 KK Terdampak Bencana di 11 Kecamatan Terima Bantuan Rp2,16 Miliar dari Kemensos

Jumat, 06 Maret 2026,Tarutung. Ribaknews.id

Empat bulan setelah bencana hidrometeorologi melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Utara, ratusan keluarga terdampak mulai menerima bantuan jaminan hidup (jadup) dari pemerintah. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Jumat (6/3/2026).

Bantuan yang bersumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia itu diberikan kepada 434 kepala keluarga atau sekitar 1.600 jiwa yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Tapanuli Utara.

Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya mendampingi masyarakat sejak terjadinya bencana hingga masa pemulihan saat ini.

“Pemerintah hadir di tengah masyarakat sejak terjadi bencana pada November lalu. Seluruh elemen bergerak bersama untuk percepatan penanganan hingga masa pemulihan pascabencana,” ujar Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak serta menjadi penopang selama proses pemulihan.

Menurutnya, bantuan yang diterima masyarakat sebaiknya dimanfaatkan secara bijak untuk kebutuhan keluarga. Ia juga membuka ruang bagi masyarakat yang merasa belum terdata agar dapat mengajukan verifikasi ulang kepada pemerintah.

“Kami yakin data penerima yang telah ditetapkan sudah melalui proses verifikasi sesuai mekanisme tanpa keberpihakan. Namun apabila masih ada masyarakat yang layak menerima tetapi belum terdata, pemerintah siap melakukan verifikasi kembali,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Utara, Bontor Hutasoit, menjelaskan bahwa total bantuan jadup yang disalurkan mencapai Rp2.160.000.000.

Bantuan tersebut diberikan kepada 434 kepala keluarga dengan total sekitar 1.600 jiwa penerima.

“Setiap jiwa menerima bantuan sebesar Rp1.350.000, yang dihitung dari Rp15.000 per hari selama 90 hari,” jelas Bontor.

Ia juga menyampaikan bahwa pada penyerahan simbolis tersebut hanya sebagian penerima yang hadir, yakni sebanyak 58 kepala keluarga. Sementara penerima lainnya dapat mengambil bantuan melalui kantor pos di masing-masing kecamatan.

Salah satu penerima bantuan, Ranto Lumbantobing, warga Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan pemerintah.

Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya yang terdampak bencana beberapa bulan lalu.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan seluruh pihak yang telah memperhatikan kami. Sejak bencana terjadi hingga masa pemulihan sekarang, kami merasakan kehadiran pemerintah,” ujarnya.

Bantuan jaminan hidup ini diharapkan dapat membantu masyarakat terdampak bencana memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari selama masa pemulihan pascabencana di Kabupaten Tapanuli Utara.

Diterbitkan: Media Ribak News
Penulis: Jonaer Silaban. S. Pd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *