Selasa 31 Maret 2026, Tapanuli Utara, Ribaknews.id
Upaya menciptakan suasana belajar mengajar yang nyaman dan berkualitas kembali ditegaskan oleh Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, saat melakukan kunjungan langsung ke SD Negeri 174573 Hutaraja, Selasa (31/03/2026). Kunjungan ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi langkah konkret memastikan lingkungan sekolah benar-benar mendukung proses pendidikan yang optimal.
Didampingi oleh istri, Ny. Neny Jonius br. Purba, Bupati meninjau langsung kondisi sekolah, mulai dari kebersihan ruang kelas hingga interaksi belajar antara guru dan siswa. Peninjauan dilakukan secara menyeluruh dengan mengunjungi satu per satu ruang kelas, sekaligus berdialog langsung dengan para siswa.
Dalam interaksi tersebut, Bupati mengangkat isu penting terkait cita-cita dan motivasi belajar. Ia secara spontan bertanya kepada beberapa siswa mengenai impian mereka di masa depan. Pertanyaan sederhana ini menjadi pintu masuk untuk memberikan dorongan psikologis kepada anak-anak agar berani bermimpi besar.
“Jangan takut bermimpi dan memiliki cita-cita yang tinggi. Semangat dan usaha tidak akan sia-sia. Belajar dan disiplin adalah modal penting,” ujar Bupati, menekankan pentingnya pembentukan karakter sejak usia dini.
Pendekatan dialogis yang dilakukan Bupati mencerminkan paradigma kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia. Dalam konteks pendidikan dasar, motivasi dan rasa percaya diri menjadi faktor krusial yang menentukan keberhasilan jangka panjang siswa.
Selain memberikan motivasi kepada siswa, perhatian juga diberikan kepada para tenaga pendidik. Bupati secara tegas mengingatkan bahwa peran guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan dalam sikap dan perilaku.
“Jika guru ingin anak-anak disiplin, maka guru harus terlebih dahulu menunjukkan kedisiplinan,” tegasnya.
Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya konsistensi antara nilai yang diajarkan dengan praktik nyata di lingkungan sekolah. Guru sebagai figur sentral dalam pendidikan memiliki pengaruh besar dalam membentuk karakter siswa, terutama dalam hal kedisiplinan, etika, dan tanggung jawab.
Lebih lanjut, Bupati juga menyoroti pentingnya lingkungan fisik sekolah yang mendukung kenyamanan belajar. Ia mendorong pihak sekolah untuk memperhatikan aspek penghijauan dengan menanam pohon, khususnya pohon berbuah, di sekitar lingkungan sekolah.
Langkah ini dinilai strategis, tidak hanya untuk menciptakan suasana sejuk dan nyaman, tetapi juga sebagai sarana edukasi lingkungan bagi siswa. Lingkungan yang bersih dan asri diyakini mampu membentuk kebiasaan positif, termasuk menumbuhkan rasa cinta terhadap kebersihan dan alam.
“Lingkungan yang bersih akan membentuk karakter anak yang mencintai kebersihan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ny. Neny Jonius br. Purba turut memberikan pembinaan kepada para siswa, khususnya terkait pembentukan karakter sosial. Ia menekankan pentingnya rasa percaya diri, sopan santun, etika, serta penghormatan kepada orang tua dan guru.
Pesan ini melengkapi pendekatan holistik dalam pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada nilai-nilai moral dan sosial. Pendidikan karakter menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas.
Kunjungan ini sekaligus menjadi indikator bahwa pemerintah daerah terus melakukan pengawasan langsung terhadap implementasi program pendidikan di lapangan, termasuk memastikan program unggulan seperti “Tapaias” berjalan efektif.
Secara keseluruhan, kegiatan ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan yang menyeluruh—mulai dari infrastruktur, lingkungan belajar, hingga pembinaan mental dan karakter siswa.
Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur













