Senin 30 Maret 2026, Medan. Ribaknews.id
Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam membangun birokrasi yang profesional, transparan, dan akuntabel melalui pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang dalam rangka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama secara terbuka Tahun 2026.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat memberikan bimbingan dan arahan pada pembukaan kegiatan seleksi yang berlangsung di Kantor UPTD Pusat Assessment Provinsi Sumatera Utara, Medan, Senin (30/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian penting dari tahapan seleksi terbuka yang meliputi pemaparan makalah dan wawancara bagi para peserta yang telah lolos seleksi administrasi sebelumnya.
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa pelaksanaan seleksi terbuka ini bukan sekadar proses administratif, melainkan langkah strategis untuk memastikan bahwa jabatan-jabatan pimpinan tinggi diisi oleh aparatur sipil negara yang benar-benar memiliki kapasitas, kapabilitas, dan integritas yang teruji.
“Pelaksanaan seleksi terbuka ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan sistem merit, yaitu menempatkan ASN berdasarkan kompetensi, kualifikasi, dan kinerja tanpa diskriminasi,” ujar Bupati.
Konsep sistem merit yang diusung, lanjutnya, menjadi landasan utama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berdaya saing. Melalui sistem ini, setiap ASN diberikan kesempatan yang sama untuk berkompetisi secara sehat, baik yang berasal dari internal Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara maupun dari luar daerah.
Lebih jauh, Bupati menegaskan bahwa seleksi JPT Pratama tidak hanya menilai aspek kemampuan teknis semata, tetapi juga mengukur kualitas kepemimpinan, integritas pribadi, serta kemampuan membangun kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, pejabat yang akan menduduki jabatan strategis harus mampu menjadi motor penggerak organisasi dan agen perubahan dalam birokrasi.
“Yang kita butuhkan bukan hanya pejabat yang cakap secara administratif, tetapi juga pemimpin yang mampu bekerja sama dengan seluruh elemen, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, dan mampu menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik,” tegasnya.
Pelaksanaan seleksi terbuka ini juga mencerminkan upaya Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam menjawab tuntutan reformasi birokrasi yang semakin dinamis. Di tengah tantangan pembangunan daerah yang kompleks, keberadaan pejabat yang profesional dan berintegritas menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta percepatan pembangunan.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan seluruh peserta seleksi agar mengikuti setiap tahapan dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran. Ia menegaskan bahwa proses seleksi ini akan berlangsung secara objektif dan transparan, dengan melibatkan tim asesor yang kompeten dan independen.
“Kami ingin memastikan bahwa hasil dari seleksi ini benar-benar melahirkan pemimpin birokrasi yang mampu membawa perubahan positif bagi Kabupaten Tapanuli Utara,” tambahnya.
Melalui proses seleksi yang terbuka dan kompetitif ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap dapat menghasilkan pejabat pimpinan tinggi pratama yang tidak hanya unggul dalam aspek teknis dan manajerial, tetapi juga memiliki visi yang kuat dalam mendorong kemajuan daerah. Ke depan, pejabat yang terpilih diharapkan mampu memperkuat sinergi antar perangkat daerah, meningkatkan kualitas layanan publik, serta menciptakan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi birokrasi menuju pemerintahan yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada hasil. Dengan menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara optimistis dapat mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur













