Doloksanggul — Senin 3 November 2025 Ribaknews.id
Suasana apel pagi di Bukit Inspirasi Doloksanggul, Senin (3/11/2025), mendadak hangat ketika Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH., MH., berbicara tegas soal perubahan perilaku Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, manajemen ASN harus naik kelas demi pelayanan publik yang lebih baik dan birokrasi yang efisien.
Apel yang diikuti oleh Sekda Chiristison Rudianto Marbun, para pimpinan OPD, camat, dan ASN dari berbagai dinas itu menjadi momentum penguatan komitmen terhadap misi pemerintahan daerah: membangun tata kelola yang bersih, akuntabel, dan profesional.
> “Manajemen ASN saat ini harus ditingkatkan agar pegawai pemerintah mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan tuntutan masyarakat yang makin tinggi. ASN harus punya integritas, etos kerja yang tinggi, dan berorientasi pada hasil,” tegas Bupati Oloan di hadapan peserta apel.
Ia menekankan, ASN bukan sekadar hadir di kantor dan menyelesaikan rutinitas administratif. Mereka harus menjadi motor penggerak perubahan yang menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
“ASN itu pelayan rakyat, bukan sekadar pengisi daftar hadir,” ujarnya sambil menatap barisan aparatur di bawah sinar pagi Doloksanggul.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti perlunya kolaborasi lintas sektor, termasuk membuka komunikasi dengan pemerintah pusat dan kementerian.
> “Kalau ada saudara kita di kementerian atau lembaga pusat yang bisa membantu program untuk daerah, silakan berkoordinasi. Kita harus kompak untuk memajukan Humbahas,” tambahnya.
Dalam arahannya, Oloan juga menyentil gaya kerja sebagian pimpinan OPD yang hanya menyajikan laporan bersifat ABS (Asal Bapak Senang). Ia meminta laporan dan data yang disampaikan harus faktual, kritis, dan menjadi bahan analisis untuk perbaikan kebijakan.
> “Berikan informasi yang membangun, bukan sekadar menyenangkan atasan. Kita butuh data yang jujur agar kebijakan kita tepat sasaran,” tegasnya lagi.
Pidato itu disambut tepuk tangan ASN yang hadir. Banyak yang menganggap pesan Bupati sebagai “wake up call” agar para pegawai kembali pada semangat pelayanan publik yang sejati. Sekda Chiristison Rudianto Marbun dalam kesempatan itu juga menambahkan bahwa arahan tersebut akan ditindaklanjuti dengan evaluasi kinerja ASN secara berkala dan penguatan digitalisasi sistem administrasi di seluruh OPD.
Langkah ini sejalan dengan visi Humbang Hasundutan menuju pemerintahan modern berbasis teknologi dan keterbukaan informasi. Transformasi digital diharapkan menjadi katalis bagi peningkatan efisiensi birokrasi dan kualitas layanan kepada masyarakat.
> “Kita ingin masyarakat merasakan perubahan nyata — pelayanan lebih cepat, transparan, dan tidak berbelit,” pungkas Bupati.
Dengan seruan perubahan itu, Bupati Oloan mengirim pesan jelas: ASN Humbahas harus berubah, bukan hanya berkantor. Karena pelayanan publik yang baik bukan diukur dari jam kerja, tetapi dari seberapa besar dampak positif yang dirasakan masyarakat.












