Bupati JTP Tinjau Pemulihan Jalan dan Lokasi Huntap Korban Bencana di Adian Koting

Sinergi Pemerintah Provinsi Sumut dan Jawa Barat mendukung percepatan pemulihan infrastruktur serta pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak bencana.

Tapanuli Utara, Selasa 26 Mei 2026

Ribaknews.id

Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat melakukan peninjauan lapangan di wilayah Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara guna memastikan proses pemulihan infrastruktur pascabencana hidrometeorologi berjalan optimal.

Kegiatan peninjauan tersebut difokuskan pada kondisi ruas jalan terdampak bencana serta kesiapan lokasi pembangunan hunian tetap bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam.

Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, di antaranya dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perhubungan (PUTRHub) serta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup.

Agenda pertama diawali dengan peninjauan kondisi ruas jalan Parsingkaman menuju Parlobulobuan yang melintasi Desa Pagar Lambung I, Pagar Lambung III, dan Pagar Lambung IV. Jalur tersebut menjadi salah satu akses penghubung vital masyarakat yang mengalami kerusakan cukup parah akibat bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu.

Bupati JTP Hutabarat menegaskan bahwa pemulihan infrastruktur jalan menjadi prioritas penting pemerintah daerah karena akses transportasi sangat berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta mobilitas masyarakat di kawasan pedesaan.

Menurutnya, pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar penanganan kerusakan infrastruktur dapat dipercepat melalui dukungan anggaran eksternal.

“Pemulihan infrastruktur harus dilakukan secara cepat dan tepat agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal. Jalan ini memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas antarwilayah dan aktivitas perekonomian masyarakat,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan, penanganan fisik ruas jalan tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2026 melalui dukungan Dana Bantuan Keuangan Provinsi Sumatera Utara (BKPSU).

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyebut dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi dalam percepatan pemulihan daerah terdampak bencana.

Usai meninjau kondisi jalan, Bupati bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Pagar Lambung I untuk melihat kesiapan lahan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Adian Koting.

Lahan tersebut disiapkan khusus oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara sebagai lokasi pembangunan rumah layak huni bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam.

Sebanyak 20 unit rumah rekonstruksi direncanakan akan dibangun melalui bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati JTP Hutabarat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas dukungan nyata terhadap masyarakat Tapanuli Utara.

Menurutnya, penanganan pascabencana membutuhkan kolaborasi lintas daerah agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan menyeluruh.

“Pemulihan Adian Koting pascabencana membutuhkan penanganan yang komprehensif. Hari ini kita melihat bukti nyata sinergi lintas daerah dalam membantu masyarakat terdampak,” ungkap Bupati.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara akan terus mengawal seluruh proses pembangunan, baik pemulihan jalan maupun pembangunan hunian tetap, agar berjalan sesuai perencanaan dan tepat sasaran.

Selain memastikan kualitas pembangunan, pemerintah daerah juga ingin agar masyarakat segera merasakan manfaat dari berbagai program pemulihan tersebut.

Peninjauan lapangan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam penanganan dampak bencana alam yang memerlukan perhatian serius dan berkelanjutan.

Pemerintah daerah berharap percepatan pembangunan infrastruktur dan hunian tetap mampu membantu pemulihan kehidupan masyarakat di Kecamatan Adian Koting serta memperkuat ketahanan wilayah terhadap dampak bencana di masa mendatang.

Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *