ribaknews.id
Humbang Hasundutan, Jumat 27 September 2025
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Komitmen itu menjadi arah kepemimpinan Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, S.H., M.H., yang merumuskan visi daerah: “Membangun masyarakat adil, makmur, lestari, dan berkeadaban.”
Visi tersebut bukan sekadar slogan, melainkan pedoman bagi setiap kebijakan dan program kerja. Untuk mewujudkannya, pemerintah daerah merumuskan empat misi strategis yang dijalankan secara bertahap.
Empat Pilar Misi Pembangunan
Pertama, fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemkab Humbahas menyiapkan generasi muda yang sehat, berpendidikan, dan berdaya saing melalui program beasiswa, pelatihan tenaga kerja, serta peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN).
Kedua, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. Sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan menjadi prioritas dengan dorongan hilirisasi agar produk kopi, jagung, maupun hortikultura memiliki nilai tambah.
Ketiga, pembangunan infrastruktur berkeadilan dan berwawasan lingkungan. Pemkab Humbahas menekankan pembangunan jalan desa, jembatan, irigasi, serta fasilitas publik untuk membuka keterisolasian wilayah, sekaligus menjaga ekosistem kawasan Danau Toba.
Keempat, tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Transparansi keuangan, disiplin ASN, dan digitalisasi pelayanan publik menjadi langkah menuju birokrasi yang bebas dari penyalahgunaan wewenang.
Peran BKPSDM
Plt. Kepala BKPSDM Humbahas, Benyamin Nababan, menegaskan visi-misi harus dihidupi aparatur, bukan sekadar terpajang di dinding kantor.
“Visi-misi ini adalah kompas kita. Aparatur harus bekerja dengan disiplin dan ikhlas agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” ujarnya. Menurutnya, setiap ASN dituntut profesional, berintegritas, dan menjadi motor perubahan.
Kepemimpinan dan Partisipasi Publik
Bupati Oloan Nababan menambahkan, pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya proyek fisik, tetapi dari manfaat nyata yang dirasakan rakyat.
“Pemerintah tidak boleh jauh dari rakyat. Tugas kami adalah memastikan keadilan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan, sekaligus menjaga kelestarian alam,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kemitraan dengan media dan masyarakat. Kritik yang konstruktif dipandang sebagai pengingat agar pemerintah tetap pada jalurnya.
Menuju Humbahas Maju dan Humanis
Dengan sinergi pemerintah, ASN, masyarakat, dan media, Pemkab Humbahas bertekad menjadikan daerah ini sebagai contoh kabupaten yang berdaya saing namun tetap humanis di kancah nasional.











