BKPSDM Humbahas Turun Langsung Bantu Korban Banjir–Longsor di Panggugunan

Solidaritas ASN Hadir di Tengah Krisis, Logistik Darurat Disalurkan ke Posko Pengungsian

HUMBANG HASUNDUTAN — Jumat 28 November 2025 Ribaknews.id

Di tengah kondisi darurat pasca banjir dan longsor yang melanda wilayah perbatasan Kecamatan Onan Ganjang dan Kecamatan Pakkat, Plt. Kepala BKPSDM Humbang Hasundutan, Benyamin Nababan, memimpin langsung penyerahan bantuan kemanusiaan kepada warga yang mengungsi di Desa Panggugunan, Jumat (28/11/2025).

Bantuan tersebut merupakan hasil swadaya dan solidaritas para ASN BKPSDM, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang kehilangan harta, tempat tinggal, serta akses kebutuhan harian akibat bencana alam yang menghantam kawasan tersebut sejak awal pekan.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung di posko pengungsian, sebuah tenda darurat besar yang kini menjadi tempat warga berlindung dari kondisi cuaca ekstrem. Kehadiran para ASN ini sekaligus menjadi penguatan moral bagi warga yang tengah berjuang memulihkan kondisi mereka.

Bantuan Logistik Lengkap untuk Kebutuhan Mendesak

Dalam dokumentasi di lokasi, terlihat sejumlah bantuan yang sudah tersusun rapi di dalam tenda pengungsian. Bantuan tersebut terdiri dari:

Sembako

Telur dalam jumlah besar

Mie instan berbagai jenis

Pakaian layak pakai

Sabun dan perlengkapan kebersihan

Makanan ringan

Karung berisi bahan pangan

Genset untuk memperkuat kebutuhan listrik darurat

Beberapa dus logistik bertanda BKPSDM Humbahas

Jenis bantuan ini menunjukkan bahwa ASN benar-benar memperhatikan kebutuhan paling mendesak di lapangan: makanan, kebersihan, kenyamanan, dan penerangan. Kehadiran genset juga menandakan bahwa wilayah terdampak masih mengalami gangguan listrik, sehingga keberadaan mesin tersebut sangat membantu aktivitas posko, terutama pada malam hari.

Respons Cepat Aparatur Pemerintahan

Plt. Kepala BKPSDM Humbahas, Benyamin Nababan, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan panggilan kemanusiaan yang tidak bisa ditunda. Ia menegaskan bahwa ASN bukan hanya pelaksana administrasi, tetapi juga bagian dari masyarakat yang wajib hadir ketika warga menghadapi kesusahan.

> “Bantuan ini adalah bentuk solidaritas kami sebagai ASN. Kami ingin memastikan bahwa warga yang terdampak bencana tidak merasa sendirian. Ini murni gerakan hati dari seluruh pegawai BKPSDM,” ujarnya.

Benyamin juga mengapresiasi kekompakan para ASN yang secara sukarela mengumpulkan donasi, membeli logistik, hingga ikut turun langsung mengantar bantuan ke titik pengungsian. Menurutnya, kebersamaan seperti ini menjadi kekuatan moral pemerintah daerah dalam kondisi darurat.

Warga Pengungsian Merasa Terbantu

Sejumlah warga yang menerima bantuan tampak menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian tersebut. Kehadiran tim BKPSDM di posko dianggap memberi harapan baru, sebab masih banyak kebutuhan yang belum terpenuhi akibat akses jalan terputus dan kondisi cuaca yang belum stabil.

Salah satu warga menyebut bahwa mereka sangat membutuhkan makanan siap saji, pakaian kering, serta bantuan kebersihan karena sebagian besar barang rumah tangga mereka hanyut terbawa arus.

> “Kami berterima kasih atas bantuan ini. Sangat membantu untuk makan anak-anak dan kebutuhan harian kami,” ujar seorang warga di lokasi.

Bencana Belum Selesai, Pemerintah Diminta Perkuat Koordinasi

Meski bantuan terus berdatangan dari berbagai instansi, situasi di Panggugunan masih tergolong rawan. Cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan longsor susulan, sementara akses jalan ke sejumlah titik terdampak belum sepenuhnya pulih.

Dari pemantauan lapangan, posko pengungsian masih menjadi pusat aktivitas warga. Kondisi ini menuntut pemerintah daerah—terutama BPBD, Dinas Sosial, dan aparat kecamatan—untuk memperkuat koordinasi distribusi bantuan agar tidak terjadi tumpang tindih penyaluran.

Aksi BKPSDM menunjukkan bagaimana unit kerja pemerintah dapat berinisiatif tanpa harus menunggu instruksi tambahan. Namun, sinergi antar-instansi tetap menjadi kebutuhan mendesak demi memastikan setiap keluarga memperoleh logistik secara merata dan tepat sasaran.

Dukungan Jangka Panjang Sangat Dibutuhkan

Selain bantuan makanan, warga masih membutuhkan:

Obat-obatan

Selimut dan terpal

Air bersih

Layanan kesehatan lanjutan

Perbaikan akses jalan penghubung

Pendataan rumah rusak untuk intervensi rehabilitasi

Bencana banjir dan longsor tahun ini kembali mengingatkan pentingnya mitigasi jangka panjang, terutama pada titik-titik rawan yang terus berulang terdampak bencana serupa.

Penyerahan bantuan oleh BKPSDM Humbahas memberikan dorongan moral dan material bagi warga Desa Panggugunan yang sedang berjuang melewati masa sulit. Di tengah tantangan cuaca dan medan, solidaritas ASN menjadi energi positif yang memperkuat upaya pemulihan awal.

Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat koordinasi penanganan bencana, sehingga seluruh proses distribusi, pendataan, hingga pemulihan dapat berjalan cepat, transparan, dan terukur.

Sumber Utama: Plt. Kepala BKPSDM Humbang Hasundutan, Benyamin Nababan

Jonaer Silaban

Diterbitkan: ribaknews.id — Aktual, Kritis, dan Terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *