Kamis 12 Maret 2026, Doloksanggul — Ribaknews.id
Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Kepolisian Resor Humbang Hasundutan (Polres Humbahas) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Jalan Merdeka, Kota Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan. Program ini menjadi salah satu langkah konkret dalam membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan.
Kegiatan yang berlangsung pada 12–13 Maret 2026 ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejak pagi hari, warga telah memadati lokasi pelaksanaan untuk membeli berbagai kebutuhan dapur dengan harga yang relatif lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Berbagai komoditas pangan strategis disediakan dalam kegiatan ini, antara lain beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dipasok oleh Perum Bulog, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, cabai merah, bawang merah, bawang putih, tomat, serta kentang. Harga komoditas tersebut dijual di bawah harga pasar sebagai bagian dari upaya menekan laju kenaikan harga yang biasanya terjadi menjelang hari raya.
Upaya Menjaga Stabilitas Harga Pangan
Kapolres Humbahas, Adi Nugroho, menjelaskan bahwa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk kepedulian institusi kepolisian terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya dalam menghadapi momentum peningkatan kebutuhan konsumsi menjelang Idulfitri.
Menurutnya, kenaikan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan merupakan fenomena yang hampir selalu terjadi akibat meningkatnya permintaan pasar. Oleh karena itu, intervensi pemerintah dan lembaga terkait diperlukan untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan pasokan pangan tetap terjaga.
“Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujarnya.
Selain membantu masyarakat secara langsung, kegiatan ini juga memiliki dimensi strategis dalam pengendalian inflasi daerah, khususnya pada sektor pangan yang menjadi komponen utama dalam pembentukan inflasi.
Sinergi Lintas Instansi
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Polres Humbahas dengan sejumlah instansi pemerintah daerah dan lembaga negara, di antaranya Perum Bulog, Dinas Perdagangan Kabupaten Humbang Hasundutan, serta Dinas Pertanian Kabupaten Humbang Hasundutan.
Sinergi ini penting untuk memastikan bahwa pasokan komoditas yang dijual dalam program tersebut berasal dari sumber yang terjamin kualitas dan distribusinya. Peran Bulog sendiri sangat vital dalam menyediakan beras SPHP yang menjadi salah satu komoditas utama dalam program stabilisasi harga pangan nasional.
Sementara itu, Dinas Perdagangan berperan dalam pengawasan harga serta distribusi komoditas, sedangkan Dinas Pertanian memastikan ketersediaan produk hortikultura lokal seperti cabai, bawang, dan sayuran tetap mencukupi.
Kolaborasi lintas instansi seperti ini juga mencerminkan pendekatan multi-stakeholder dalam mengatasi persoalan ekonomi masyarakat, khususnya terkait akses terhadap pangan yang terjangkau.
Antusiasme Masyarakat
Tingginya minat masyarakat terlihat dari panjangnya antrean warga yang datang untuk membeli kebutuhan pokok. Banyak warga mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut karena harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan harga di pasar tradisional.
Bagi sebagian masyarakat, program ini menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan dapur keluarga menjelang Idulfitri tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar.
Fenomena ini sekaligus menunjukkan bahwa stabilitas harga pangan masih menjadi isu sensitif di tingkat masyarakat, terutama di daerah yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap distribusi bahan pokok dari luar wilayah.
Perluasan Jangkauan Program
Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan di Doloksanggul bukan merupakan kegiatan satu kali, melainkan bagian dari rangkaian program yang dirancang untuk menjangkau lebih banyak masyarakat di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan.
Setelah pelaksanaan di Doloksanggul, kegiatan serupa direncanakan akan dilanjutkan di Kecamatan Pakkat pada 16 Maret 2026. Langkah ini diambil agar masyarakat di wilayah kecamatan lain juga dapat merasakan manfaat dari program tersebut.
Strategi penyebaran lokasi kegiatan ini dinilai penting untuk memastikan pemerataan akses masyarakat terhadap pangan murah, khususnya bagi warga yang tinggal di daerah yang relatif jauh dari pusat distribusi.
Kontribusi terhadap Ketahanan Pangan Daerah
Secara lebih luas, Gerakan Pangan Murah juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah, terutama dalam menghadapi fluktuasi harga dan potensi gangguan distribusi menjelang hari raya.
Dengan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, pemerintah daerah bersama aparat kepolisian berupaya menciptakan kondisi sosial ekonomi yang lebih kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan lebih tenang tanpa terbebani oleh lonjakan harga bahan pokok.
Program seperti ini juga menunjukkan bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada fungsi keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan sosial ekonomi yang bersifat langsung dan praktis.
Dengan tingginya partisipasi masyarakat, Gerakan Pangan Murah Polres Humbahas diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi yang efektif antara aparat negara dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan serta memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Diterbitkan: Media Ribak News
Penulis/Redaktur







