Siborongborong, Senin 17 November 2025 Ribaknews.id
Pelantikan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Desa Sitampurung, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, dilaksanakan pada Senin (17/11/2025) di halaman rumah Kades terpilih. Prosesi dimpimpin langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, ST., M.Eng, yang hadir dengan jajaran kecamatan serta unsur perangkat desa.
Momen pelantikan berlangsung khidmat, ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan oleh Kades baru Anggiat Parasian Lumbantoruan, didampingi tokoh gereja yang memegang kitab suci. Nuansa prosesi menegaskan legitimasi formal dan moral sebagai tanda dimulainya tanggung jawab baru bagi pemimpin desa yang menggantikan posisi sebelumnya melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdes).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan langkah awal pengabdian baru yang menuntut dedikasi dan integritas. “Momentum ini adalah awal tanggung jawab besar untuk masyarakat. Kita berharap lembaga desa dapat memberi dukungan penuh kepada Kades PAW agar tercipta sinergi dan kolaborasi yang kuat,” ujarnya.
Penekanan Rekonsiliasi di Tengah Polarisasi Pemilihan
Salah satu poin kuat dalam pernyataan Wakil Bupati adalah ajakan untuk menutup seluruh dinamika politik pasca-pemilihan. Ia mengingatkan bahwa Pilkades antar waktu kerap memunculkan polarisasi hingga pertentangan antarpendukung, yang jika tidak segera dipulihkan akan menghambat pembangunan desa.
“Polarisasi yang terjadi saat pemilihan harus dianggap selesai. Warga harus kembali rukun, bergandeng tangan, dan bekerja sama,” tegasnya. Seruan ini menjadi penting mengingat Pilkades PAW sering kali berlangsung ketat karena jumlah pemilih yang terbatas dan kepentingan kelompok yang lebih spesifik.
Seruan rekonsiliasi ini sekaligus mengirim pesan politik bahwa pemerintah kabupaten ingin memastikan stabilitas sosial di tingkat desa tetap terjaga. Stabilitas ini menjadi faktor penentu keberhasilan program-program penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), termasuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Apresiasi kepada BPD dan Panitia Pemilihan
Dalam rangkaian sambutan, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia Musdes, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga fasilitator kecamatan yang telah mengawal proses pemilihan. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Musdes berjalan demokratis, aman, dan ikhlas—sebuah pesan penting untuk mempertegas bahwa pemerintahan desa memiliki legitimasi yang solid.
“Serangkaian proses pemilihan Kades antar waktu melalui Musdes sudah kita lalui bersama. Mudah-mudahan selalu diberikan berkah dan kekuatan untuk melaksanakan tugas dengan baik dan benar,” tambahnya.
Apresiasi ini memiliki makna strategis. Di beberapa wilayah, pemilihan melalui Musdes sering dipersoalkan karena dianggap tertutup atau tidak melibatkan publik sepenuhnya. Dengan menegaskan keabsahan proses, pemerintah daerah ingin mengunci potensi sengketa yang dapat muncul pasca-pelantikan.
Tantangan Kades PAW: Dari Konsolidasi hingga Transparansi
Dengan resmi dilantiknya Kades PAW Anggiat Parasian Lumbantoruan, sejumlah tantangan langsung menanti. Pertama, konsolidasi internal antarlembaga desa seperti BPD, PKK, LPM, dan kelompok pemuda. Tanpa konsolidasi ini, program desa akan berjalan tersendat.
Kedua, rekonsiliasi sosial. Kades baru perlu merangkul seluruh kelompok yang terlibat dalam pemilihan, termasuk pihak yang belum puas terhadap hasil Musdes. Pendekatan persuasif dan pertemuan-pertemuan informal dengan tokoh masyarakat menjadi langkah awal yang krusial.
Ketiga, transparansi anggaran. Pengelolaan APBDes harus dilakukan secara terbuka, dengan publikasi rutin melalui papan informasi desa serta laporan berkala. Ini penting untuk menjaga kepercayaan publik dan mencegah potensi penyimpangan.
Keempat, percepatan program prioritas, terutama pembangunan infrastruktur dasar, penguatan kapasitas ekonomi produktif, dan pengembangan potensi lokal.
Harapan Baru bagi Desa Sitampurung
Pelantikan PAW ini membawa harapan baru bagi masyarakat Sitampurung, terutama terkait penyegaran kepemimpinan dan keberlanjutan program pembangunan. Dengan dukungan pemerintah kabupaten, perangkat desa, dan seluruh lapisan masyarakat, Kades baru diharapkan mampu membawa perubahan nyata dan memperkuat pelayanan publik yang lebih responsif.
Wabup menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan agar tata kelola desa berjalan sesuai regulasi serta pro rakyat. “Kami tetap hadir untuk memastikan semua proses berjalan sesuai aturan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.
✍️ Redaksi:
ribaknews.id — Aktual, Kritis, dan Terpercaya







