MEDAN – Selasa 07 April 2026. Ribaknews.id
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dengan menitikberatkan pada ketahanan terhadap banjir dan penguatan akses ekonomi antarwilayah.
Hal ini ditunjukkan melalui langkah Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat yang melakukan audiensi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara.
Dalam pertemuan tersebut, isu banjir genangan di ruas jalan nasional menjadi perhatian utama karena dinilai menghambat mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, khususnya di wilayah Siborongborong dan Sipoholon.
Selain penanganan jangka pendek, Pemkab Taput juga mengusulkan pembangunan jalan alternatif melalui skema Inpres Jalan Daerah sebagai strategi jangka menengah hingga panjang.
Langkah ini dinilai penting untuk membuka akses baru menuju wilayah perbatasan serta mengurangi ketergantungan pada jalur utama yang rawan terganggu akibat banjir.
Kepala BBPJN Sumut, Hardy P. Siahaan, menyambut baik usulan tersebut dan memastikan adanya tindak lanjut melalui penanganan teknis serta perencanaan pembangunan bertahap.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat ini menjadi faktor kunci dalam percepatan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di Tapanuli Utara.
Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur








